HUT ke-473, Warga Semarang Diminta Fokus pada Pencegahan Covid-19

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

Di tengah HUT ke-473 Kota Semarang, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak masyarakat Semarang, menjadi contoh yang baik dalam pencegahan penyebaran covid-19, saat ditemui di Semarang, Sabtu (2/5/2020). Foto Arixc Ardana

SEMARANG — Hari ini, Sabtu 2 Mei 2020, Kota Semarang tepat berulang tahun ke 473. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, perayaan kali ini jauh dari hingar bingar. Tidak ada pawai, pentas musik atau bahkan upacara sekalipun. Hanya tampak karangan bunga, yang berjejer di gedung Balaikota Semarang, Sabtu (2/5/2020).

Puluhan hajatan besar seperti Semarang Night Carnival (SNC) hingga Semarang Great Sale, dalam menyambut HUT Kota Semarang pun terpaksa ditunda atau dibatalkan. Itu semua, tidak terlepas dari pandemi covid-19 yang saat ini masih terjadi, untuk mencegah kerumunan di tempat umum.

Tak hanya sebatas itu, tantangan besar pun dihadapi Pemkot Semarang, untuk membangkitkan kembali berbagai sektor yang terpuruk akibat covid-19, setelah nantinya wabah ini berakhir.

“Kondisi saat ini, yang mengharuskan Pemkot Semarang untuk fokus pada penananganan covid-19. Termasuk pada tahun 2021 nanti, kita juga masih akan fokus terhadap pemulihan berbagai sektor yang saat ini terimbas covid-19,” papar Walikota Semarang, Hendrar Prihadi saat dihubungi di Semarang, Sabtu (2/5/2020).

Pihaknya pun berharap, seluruh aspek masyarakat dapat bersinergi untuk memutus mata rantai covid-19. Kesadaran masyarakat dalam menghentikan penyebaran pandemi ini, menjadi hal mutlak yang dibutuhkan.

Hendi menegaskan, pihaknya sudah menyiapkan berbagai langkah pemulihan, yang diharapkan mampu membangkitkan lagi beragam sektor yang saat ini terimbas covid-19. Sekedar catatan, pertumbuhan ekonomi Kota Semarang pada 2019 lalu mencapai 6,86%, angka tersebut bahkan lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 5,02%. Hal tersebut juga ditandai dengan investasi yang masuk sebesar Rp 36,5 triliun.

Tidak mengherankan jika oleh Pemerintah Pusat, Kota Semarang, dinobatkan sebagai Kota dengan Perencanaan Pembangunan Terbaik di Indonesia saat Musrenbangnas 2020.

Terpisah, harapan pun disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Di tengah pandemi covid-19, pihaknya berharap warga Semarang bisa menjadi contoh bagi warga daerah lain dalam menyikapi covid-19. Terlebih Kota Semarang saat ini telah menerapkan status Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).

“Selamat Hari Ulang Tahun untuk Kota Semarang yang ke 473. Di tengah wabah seperti ini, saya berharap warga Semarang bisa menjadi contoh yang baik, dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19. Tertib, jaga jarak, jangan lupa memakai masker,” terangnya.

Terlebih setelah Gugus Tugas memprediksi, Kota Semarang berpotensi menjadi epicentrum baru penularan covid-19, maka perlu dukungan semua pihak agar hal tersebut tidak terjadi.

“Jika masyarakat menghendaki pagebluk ini, segera berakhir. Maka warga harus semakin ketat menerapkan protokol kesehatan. Ini menjadi bagian dari rasa cinta kita pada Kota Semarang. Ayo kita dukung terus Kota Semarang, untuk bersama-sama memutus mata rantai covid-19,”pungkasnya.

Lihat juga...