Di Kota Lubuklinggau Ditemukan Transmisi Lokal COVID-19

PALEMBANG – Kasus positif COVID-19 di Kota Lubuklinggau bertambah menjadi 13 orang, pada Kamis (30/4/2020). Dan dari kasus terbaru, ditemukan transmisi lokal terbatas.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel, Yusri, di Palembang mengatakan, transmisi lokal di Lubuklinggau berasal dari satu generasi penularan yang sama, namun terbagi dalam klaster berbeda. “Nanti akan kami temukan orang positif pertama dengan positif kedua dan ketiga, jika memang terhubung, maka ada transmisi lokal dan artinya di peta jadi zona merah,” ujar Yusri.

Menurutnya, tiga tambahan kasus baru di Kota Lubuklinggau terdiri dari kasus 146 (perempuan usia 55 tahun), kasus 147 (perempuan usia 50 tahun), dan kasus 148 (perempuan usia 30 tahun), ketiganya berstatus penularan lokal.

Meski ada potensi transmisi lokal, Yusri meminta masyarakat tetap tenang. Semua pihak diminta saling menjaga keluarga, agar terhindar dari penularan COVID-19. Virus tersebut tidak akan mudah menyerang, jika masyarakat memperhatikan pola hidup bersih dan mengikuti aturan jaga jarak. “Maka kami mengimbau berkali-kali, agar masyarakat menghindari kerumunan dan selalu gunakan masker, serta mengurangi kegiatan di luar rumah jika memang tidak terdesak,” ujar Yusri.

Sementara itu, data Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel, per-30 April, Kota Palembang yang masuk dalam zona merah, mencatatkan temuan tertinggi dengan 88 kasus. Disusul Lubuklinggau (zona kuning) 13 kasus, Prabumulih (zona merah) 12 kasus dan OKU (zona merah) 10 kasus.

Kasus lainnya tersebar di sembilan wilayah zona kuning, yakni Ogan Komering Ilir (6), Banyuasin (6), Ogan Ilir (4), Muara Enim (2), Musi Banyuasin (1), Pagaralam (1), Lahat (1), Muratara (1), Musi Rawas (1) dari luar Sumsel namun dirawat di Sumsel (4), kesembilan wilayah tersebut berstatus zona kuning. (Ant)

Lihat juga...