BI Sumbar Ingatkan Bank Sediakan Hand Sanitizer di Setiap ATM
Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo
PADANG — Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat, Wahyu Purnama A menyebutkan, kekhawatiran masyarakat akan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dapat menjadi sarana penularan virus corona sudah dipertimbangkan sejak jauh-jauh hari. Bahkan pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh bank yang ada di Sumatera Barat agar menyediakan hand sanitizer atau air untuk mencuci tangan, di masing-masing ATM.

“Wajar jika ada masyarakat yang khawatir dengan penggunaan ATM itu, terkait situasi wabah Covid-19 di Sumatera Barat saat ini yang terbilang cukup mengkhawatirkan. Kita telah menghubungi kepada seluruh bank penyedia ATM itu,” sebutnya di Padang, Kamis (14/5/2020).
Wahyu mengakui, belum seluruh ATM yang menyediakan hand sanitizer itu. Meski tidak dihitung satu per satu, tapi sejauh ini ada beberapa pihak bank yang telah menyediakannya.
“Saya malah berterima kasih ada informasi ini terkait kekhawatiran masyarakat menggunakan ATM dalam situasi wabah Covid-19 ini. Hal ini akan kita tindak lanjuti, dan saya akan mengulangi kembali imbauan itu untuk pihak bank yang ada di Sumatera Barat,” ucapnya.
Sebelumnya terjadi kekhawatiran di masyarakat terkait mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dinilai dapat jadi tempat penularan covid-19.
Salah seorang warga Padang, Jamal mengatakan, ada kekhawatiran dan keraguan menggunakan ATM untuk menarik uang tunai dalam kondisi wabah Covid-19 ini. Sebab, ada beragam dan tak terhitung jenis jari dan tangan yang menggunakan.
“Paling khawatir itu ATM yang ada di kawasan rumah sakit, pasar, mall, dan pusat keramaian lainnya,” katanya, Rabu (13/5/2020).
Ia menyatakan, seharusnya pihak bank menyediakan hand sanitizer di masing-masing ATM, biar setiap masyarakat yang menggunakan, bisa membersihkan tangan sesudah dan sebelumnya. Sehingga tidak ada keraguan masyarakat saat mendatangi ATM. Dalam situasi wabah Covid-19 ini, segala kemungkinan bisa saja terjadi.
Jamal menyebutkan ATM yang pernah disinggahinya di salah satu rumah sakit di Bypass Padang itu, sampai sekarang belum ada tersedia hand sanitizer. Padahal jalur Bypass adalah jalur lintas Sumatera, dimana pengendara yang melintas bukan hanya datang dari masyarakat Kota Padang saja.
“Kalau ke arah pusat kota, saya ada lihat ada beberapa ATM yang menyediakan hand sanitizer. Harusnya ada diseluruh ATM,” jelasnya.
Ia menilai dengan bentuk gerakan transaksi non tunai yang digalakan oleh Bank Indonesia dalam situasi wabah Covid-19 ini, sebaiknya diiringi dengan adanya rasa aman bagi masyarakat yang menggunakan ATM tersebut.
“Semoga seluruh pihak bank kompak dan sepakat untuk hal ini. Sehingga kekhawatiran masyarakat menggunakan ATM bisa dijawab dengan adanya ketersediaan hand sanitizer itu,” harapnya.