Pemkab Hulu Sungai Selatan Bantu 4.800 Warga Terdampak Covid-19

Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Akhmad Fikry – Foto Ant

KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, menyalurkan bantuan sosial kepada 4.800 warga terdampak pandemi COVID-19 di daerahnya.

Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Achmad Fikry menyampaikan, saat ini pemerintah daerah sedang melakukan pendataan. Dan merumuskan mekanisme pemberian dukungan dan bantuan yang tepat dan diperlukan warga, untuk menghadapi wabah Virus Corona.

Fikry menyebut, warga yang didata adalah warga tidak masuk dalam program sosial yang sudah ada. Baik dari program Kementerian Sosial maupun program bantuan daerah. Warga tersebut, perlu mendapatkan perhatian khusus selama menghadapi musibah pendemi Virus Corona. Sehingga ke depannya tidak menambah angka kemiskinan baru.

“Kami telah melakukan rapat dengan organisasi perangkat daerah dan para camat, untuk menyikapi persoalan ini. Saya minta agar warga yang terdampak COVID-19 dapat terpenuhi kebutuhan dasarnya,” kata bupati pada acara Musrenbang tingkat Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rabu (8/4/2020).

Keberadaan warga terdampak tersebut merupakan fakta yang perlu diperhatikan dengan seksama. Pemerintah daerah harus hadir untuk meringankan beban masyarakat, sesuai kewenangan yang dimiliki. Selain dukungan sosial, pemerintah juga akan meringankan beban biaya antara lain, mengurangi retribusi dengan tidak memungut retribusi dari Pedagang Kaki Lima (PKL) sampai COVID-19 selesai dan roda perekonomian kembali berputar.

Saat ini, pemerintah juga telah melakukan penyesuaian anggaran untuk beberapa program pembangunan, untuk dialokasikan ke penanganan dan antisipasi COVID-19, kecuali untuk kesehatan dan pendidikan. Tahap awal, dari realokasi anggaran, telah siap digunakan sebesar Rp8 miliar. Dana tersebut diambilkan dari dana program yang tidak mendesak. “Tidak menutup kemungkinan, dana tersebut akan bertambah sesuai dengan situasi dan kondisi di masyarakat,” tandasnya.

Kepala Bidang Pendapatan Daerah Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten HSS, Fajar mengatakan, pihaknya telah menyiapkan anggaran sekira Rp17 miliar untuk upaya penanganan COVID-19 di HSS. “Dana ini merupakan hasil pergeseran atau reposisi melalui Biaya Tak Terduga (BTT) Rp13 miliar, dan ditambah pergeseran Rp4,2 miliar yang ada di OPD di lingkungan pemerintah daerah,” jelasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) HSS, M Noor mengatakan, dana untuk penangangan COVID-19 tersebut akan digunakan untuk fasilitas kesehatan dan jaring pengaman sosial dampak ekonomi karena COVID-19.

Ketua DPRD Kabupaten HSS, Akhmad Fahmi mengatakan, dalam mendukung penangan dampak COVID-19 DPRD juga melakukan pemangkasan dana anggaran kegiatan perjalan dinas pimpinan dan anggota. Nilainya mencapai lebih dari  Rp1,1 miliar. Diantaranya, dari perjalanan dinas pimpinan dan anggota DPRD HSS mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) sebanyak Rp255 juta, dan setoran BPJS Ketenagakerjaan Rp23 juta. Sehingga total dana kegiatan DPRD HSS yang dipangkas sebesar Rp1,7 miliar lebih. (Ant)

Lihat juga...