Kue Lumpur Kentang, Hidangan Sehat Mengeyangkan
Editor: Koko Triarko
BEKASI – Jajanan pasar kue lumpur berbahan kentang, menjadi pilihan praktis menikmati masa work from home (WFH) akibat wabah Covid-19. Selain praktis, biayanya pun murah dan bisa dinikmati bersama keluarga.
Kue lumpur memiliki varian bahan baku seperti dari ubi jalar. Tetapi lazimnya banyak menggunakan bahan kentang, selain mudah di dapat juga sebagai hidangan sehat mengeyangkan di pagi atau malam bagi keluarga, karena kandungan lainnya seperti tepung dan santan.
“Selama di rumah saja, banyak varian yang dikreasikan untuk di rumah. Salah satunya kue lumpur, jajanan pasar atau lebih dikenal sebagai kue basah,”ujar Intan Hasanah, ibu rumah tangga dari Bandar Lampung ,kepada Cendana News di Bekasi, Sabtu (11/4/2020).

Kue lumpur konon berasal dari bangsa Portugis yang membawanya ke Indonesia. Nama aslinya pasteis de nata, dibuat dari custard, susu, dan keju. Tapi, sekarang banyak dikreasikan sesuai selera sebagai campuran.
Ada pun bahan baku kue lumpur adalah 500 gram kentang dikukus lalu dihancurkan. Kemudian santan 500 mililiter, direbus dengan garam satu sendok teh. Kemudian telur dua butir ditambah satu kuning telur saja. Gula 250 gram, margarin 100 gram dilelehkan ditambah terigu 250 gram.
“Semua bahan baku tersebut seperti telur dan santan, terigu dimixer, lalu campurkan kentang, santan, margarin,” ujar Intan.
Setelah semua bahan baku disiapkan, langsung dimasukkan ke dalam cetakan khusus kue lumpur. Jangan lupa setelah setengah matang bisa ditaburkan kismis, coklat atau keju sesuai selera.
Selain kue lumpur, Intan juga membuat berbagai olahan kue yang dijual secara online menggunakan jaringan WhatsApp. Tapi, pembeli harus pesan lebih dahulu sebelum dibuatkan dan pengantaran dilakukan sore hari.
“Lumayan juga, banyak yang pesan, menambah pemasukan saat WFH. Mungkin mereka hanya membantu saja, tapi syukurlah bisa nambah buat belanja dapur,” tukasnya.