Terus Bertambah, Kasus Positif Corona Jadi 96
Editor: Makmun Hidayat
JAKARTA — Kasus positif virus corona (COVID-19) terus bertambah dari hari ke hari. Hingga saat ini sudah ada 96 yang dinyatakan positif corona dan jumlah meningkat 27 kasus dari hari sebelumnya, artinya dalam satu hari ada 27 tambahan kasus positif corona.
“Dari data terakhir kita kemarin ada 69 pasisen yang dinyatakan positif corona, dan hingga sekarang bertambah menjadi 96 pasien positif corona. Jadi ada penambahan kasus baru sebanyak 27 pasien dalam satu hari,” kata Juru Bicara Pemerintah RI untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3/2020).
Yulianto mengatakan hasil tersebut diperoleh dari tracing atau penelusuran yang dilakukan dengan cara kerja masif di seluruh Indonesia terutama yang daerah atau wilayah yang tentang dengan penyebaran virus corona tersebut.
“Hasil tersebut kita peroleh berdasarkan hasil tracing yang terus kita lakukan secara masif di semua daerah. Terutama daerah yang rawan penyebaran virus corona, seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bandung, Solo, Yogyakarta dan Denpasar Bali,” ungkapnya.
Untuk pasien yang positif virus corona yang sudah meninggal, kata Yulianto, sebanyak 5 orang dan bertambah satu orang dari hari sebelum, yakni 4 orang. Di mana sebutnya pemerintah akan terus bekerja keras untuk melakukan tracing guna meminimalkan jumlah korban corona virus yang sudah meluas.
“Pemerintah terus berusaha maksimal untuk melakukan tracing guna meminimalkan jumlah korban virus corona. Karena hingga saat ini sudah ada 5 yang positif virus corona meninggal dan ini bertambah satu dari hari sebelumnya,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Gugus Tugas CODIV-19 yang juga Kepala BNPB, Doni Monardo mengaku terus berusaha semaksimal mungkin untuk terus menangani warga untuk terus sehat dan memaksimalkan penanganan yang sakit agar sehat kembali.
“Percepatan manajemen penanggulangan bencana COVID-19 akan kita lakukan semaksimal mungkin. Karena virus ini sudah dikategorikan pandamik global, sehingga penanganannya harus dilakukan bersama-sama dengan pemerintah daerah,” ujarnya.