Tempat Wisata dan Hiburan di Bekasi Tutup Sementara
Editor: Makmun Hidayat
BEKASI — Hampir dipastikan seluruh tempat wisata dan hiburan di Kota Bekasi, Jawa Barat sudah tutup bentuk antisipasi wabah virus corona yang kian merajalela di wilayah setempat.
Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Kota Bekasi, Tedi Handi, mengatakan di Kota Bekasi didominasi hiburan dan itu sudah diimbau ditutup. Sementara tempat wisata alam juga sama sudah tutup secara mandiri.
“Wisata di Kota Bekasi didominasi wisata mall, karaoke atau lainnya. Sekarang sudah pada tutup. Begitu pun tempat wisata alam seperti Situ Rawagede atau Hutan Bambu juga sudah tutup secara mandiri sejak keluar surat edaran Wali Kota Bekasi beberapa waktu lalu,” ungkap Tedi, Minggu (22/3/2020).

Dia mengaku sudah membentuk tim untuk mensurvei setiap tempat yang masih buka dan mengikuti aturan yang telah diedarkan, dan imbau agar segera menutup dalam hal pencegahan Covid 19 di Kota Bekasi.
Berikut lokasi yang telah di pastikan tutup adalah yang berada di Kecamatan Bekasi Selatan, diantaranya Chrysant Spa, Dragon Hand Spa, Kuy-Kuy Spa, Grand Royal Spa, Delta Spa, King Massage,Wonder Massage, Central Station Massage, Cristal Spa, Cum Churum Spa, Nakamura Refleksi, XXI MM, Fun World, XXI GGP, Syahrini karaoke, Diva Summarecon
Diinfokan bahwa tempat bioskop seluruh Kota Bekasi juga akan ditutup agar dalam fokus pencegahan Covid 19 ini bisa berjalan secara serius, karena banyaknya warga yang diinstruksikan untuk berada di rumah justru keluar ke tempat hiburan seperti bioskop.
Sebagaimana surat edaran Wali Kota Bekasi Nomor 43/3127/Parbudpar tentang penutupan sementara klub malam, cafe, panti pijat, karoke, musik hidup, pub, bilyard, spa, tempat bermain anak, dan bioskop serta tempat wisata dan balai pertemuan.
Wali Kota Bekasi dalam arahannya dikomunikasian melalui WhatsApp Messanger memastikan tutup untuk sementara waktu karena merebaknya virus Covid 19 yang telah mendunia, hal ini adalah upaya dari Pemerintah Kota Bekasi dalam bentuk peraturan yang telah di buat oleh Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi.
Sementara itu pengelola Situ Rawa Gede Bojong Menteng, Andre, mengaku sudah menutup lokasi tersebut sejak tanggal 16 Maret 2020. Dia mengatakan hal tersebut setelah mendengar instruksi langsung Wali Kota Bekasi.
“Kami sudah lama tutup, dan itu sudah diumumkan melalui sosial media. Hari ini tidak ada yang datang, kami hanya membereskan tempat agar setelah peringatan selesai tempat makin rapi dan indah,” ungkap Andre.