Satu PDP Warga Banyumas Dinyatakan Positif COVID-19
Editor: Makmun Hidayat
PURWOKERTO — Salah satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP), warga Kabupaten Banyumas yang sedang menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto, dinyatakan positif COVID-19.
Bupati Banyumas, Achmad Husein membenarkan hal tersebut. Dan ia mengimbau agar masyarakat Kabupaten Banyumas tidak panik dan terus meningkatkan kewaspadaan.
“Salah satu pasien PDP di RS Margono Soekarjo yang merupakan warga Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur betul positif corona. Saya sudah mendapat laporan dan saya mengimbau kepada masyarakat Banyumas supaya tetap tenang dan jangan panik,” kata Bupati, Sabtu (21/3/2020) petang.
Bupati mengatakan, ia mendapat laporan pada Sabtu sore sekitar pukul 17.00 WIB. Pasien yang positif berusia 46 tahun dan ia datang sendiri ke RS Margono untuk memeriksakan diri, karena merasa pusing dan batuk. Terkait perkembangan baru tersebut, lanjutnya, akan dilakukan rapat koordinasi bersama gugus tugas di Pendopo Sipanji malam ini.
“Malam ini kita langsung adakan rapat dengan gugus tugas di pendopo untuk menyikapi perkembangan terakhir, dimana satu warga Banyumas positif COVID -19,” tuturnya.
Husein menyatakan, pihaknya akan bertindak cepat untuk mencari tahu dan melakukan pendataan, siapa saja orang yang sudah melakukan kontak fisik dengan pasien yang dinyatakan positif corona tersebut. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Direktur RS Margono Soekarjo Purwokerto, dr Tri Kuncoro mengatakan, terkait satu PDP positif di RS Margono, pihaknya sudah memberikan laporan kepada gubernur Jawa Tengah, kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jateng serta bupati Banyumas.
“Iya ada yang positif satu, saya sudah laporkan kepada Pak Gubernur maupun Pak Bupati Banyumas, karena yang positif warga Banyumas,” katanya tanpa mau merinci PDP yang mana yang dinyatakan positif.
Saat ini di RS Margono ada dua pasien PDP warga Banyumas yang sedang menunggu hasil pemeriksaan swab dari Litbangkes. kedua memiliki riwayat perjalanan keluar kota dan yang satu baru saja pulang dari umroh. Sampel keduanya sudah dikirimkan ke Libangkes pada tanggal 17 Maret 2020. Sementara dua PDP yang baru masuk ke RS Margono pada Jumat (20/3/2020) malam, baru diambil sampel tadi pagi dan dan belum dikirimkan ke Litbangkes.