Satu Pasien ODP di RS Margono Beralih menjadi PDP

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Satu pasien dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono Soekarjo, sekarang meningkat menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sehingga PDP di RS Margono saat ini ada 6 orang.

Direktur RSUD Margono Soekarjo Purwokerto, dr Tri Kuncoro, mengatakan, kemarin ada 6 PDP yang dirawat, kemudian satu diantaranya dinyatakan negatif dan sudah diperbolehkan pulang. Namun, satu ODP sekarang menjadi PDP.

“Ada 6 orang yang menjalani perawatan di RS Margono dan semua PDP,” jelasnya, Rabu (18/3/2020).

Sementara itu, Kepala Bagian Umum RSUD Margono, Veronica Dwi Winahyu, mengatakan, satu pasien PDP yang dinyatakan negatif dan sudah diperbolehkan pulang yaitu, T, warga Kabupaten Cilacap yang menjalani perawatan di RS Margono sejak tanggal 12 Maret lalu.

“Hasil pemeriksaan swab dari Litbangkes dinyatakan negatif dan kondisinya juga sudah membaik, suhu tubuhnya 36,1 derajat celcius, tekanan darah 120/65, sehingga sudah diperbolehkan pulang,” kata Veronika.

Untuk pasien ODP yang sekarang menjadi PDP, mempunyai riwayat baru pulang dari umrah pada tanggal 10 Maret 2020. Sebelumnya ia menjalani perawatan di Rumah Sakit Hermina dan pada tanggal 15 Maret 2020, baru dirujuk ke RS Margono.

“Pasien ini kondisi kesadarannya masih baik, keluhannya mual dan suhu tubuh 37,1 derajat celcius, tekanan darahnya juga tinggi. Saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan swab dari Litbangkes,” terangnya.

Pasien PDP lainnya yang sedang menjalani perawatan di RS Margono yaitu Y, warga Kabupaten Banjarnegara yang dari riwayat perjalanan, ia baru pulang dari Canberra tanggal 24 Februari 2020 dan mulai menjalani perawatan di RS Margono sejak 14 Maret 2020.

Kemudian I, warga Cilacap yang baru mengikuti acara di Yogyakarta dan bertemu dengan banyak orang China di seluruh Indonesia, K warga Kabupaten Purbalingga yang baru pulang kerja dari Depok, kemudian H warga Banyumas yang baru pulang dari Penang, Malaysia dengan keluhan batuk dan pilek.

Serta O warga Banyumas yang baru pulang dari perjalanan Semarang-Solo dan mengalami demam, suhu tubuhnya mencapai 38,4 derajat celcius.

“Untuk lima PDP lainnya, masih menunggu hasil pemeriksaan swab dari Litbangkes,” pungkasnya.

Lihat juga...