Kabar Lockdown di Tambun dan Cibitung Hoaks
Editor: Makmun Hidayat
BEKASI — Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dr. Alamsyah, menegaskan tidak ada pemberlakuan lockdown untuk kawasan Cibitung dan Tambun Selatan seperti yang diinformasikan.
Hal tersebut menjawab informasi terkait lockdown di dua wilayah setempat yang beredar di kalangan masyarakat.
“Sebenarnya, pernyataan lockdown itu, tidak pernah di sampaikan kapolres. Kemarin kami rapat beliau sebagai ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, menyampaikan hasil analisa situasi sekarang, seperti ODP dan PDP,” tegas Alamsyah.
Menurutnya soal ODP yang harus diisolasi mandiri, jika terjadi maka baik ODP maupun PDP tidak bisa mencari nafkah sehingga ketua gugus tugas merumuskan langkah-langkah ke depan, bagaimana kebijakan Pemda untuk penanganan kasus ODP maupun PDP.
Dikatakan Alamsyah tidak ada pernyataan lockdown tetapi yang ada penyebutan karantina wilayah berupa pembatasan dengan social distance, bukan lockdown.
Hal tersebut karena melihat wilayah Tambun Selatan, dan Cibitung dari jumlah ODP ataupun PDP menjadi sebaran terbanyak. Melihat hal tersebut imbuhnya, Pemda sendiri telah melokalisir, pendampingan ODP diperketat, dengan melakukan pembubaran kerumunan.
“Saya berharap Gugus Tugas menggerakkan semua Satgas Covid-19 di tiap RT/RT permukiman maupun di perumahan,” jelasnya.
Diakuinya bahwa pemerintah sendiri terus bergerak dengan menyiapkan alokasi dana dalam penanganan Covid-19. Selanjut terus sosialisasi penguatan lainnya.
Terutama jelas dia, tentang isolasi mandiri, menyiapkan fasilitas kebersihan umum seperti kran air di terminal, pasar, penyemprotan tempat umum, menggalang CSR untuk membantu bahan makanan serta APD, seluruh OPD menyusun langkah-langkah konkret untuk Covid19 serta surveilans wilayah.
“Gugus Tugas menganalisis situasi dan menyimpulkan kita bergerak pendampingan ODP yang diisolasi dengan menyiapkan kebutuhannya seperti pangan, bahan sanitasi dan lain-lain,” tukasnya.
Dalam kesempatan itu dia juga menyampaikan bahwa telah menyelesaikan rapid test dengan mengambil sampel 1000 orang melalui door to door dan drive thru di Stadion Wibawamukti.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan selaku ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bekasi dikonfirmasi terpisah, membenarkan bahwa tidak pernah pernah mengeluarkan statement mengenai lockdown untuk dua kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi.
Dia meminta warga dapat merujuk kepada informasi dari sumber resmi seperti surat edaran dan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah. “Sekali lagi, informasi lockdown di dua kecamatan tersebut hoaks,” tegasnya.