Bupati Banyumas Bagikan Masker dan ‘Hand Sanitizer’ Gratis

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Bupati Banyumas, Achmad Husein, kembali turun ke jalan untuk membagikan masker dan hand sanitizer gratis kepada masyarakat Banyumas. Ada 1.000 masker serta 5 liter hand sanitizer buatan sendiri yang dibagikan.

“Kondisi Kabupaten Banyumas saat ini sudah sangat berbahaya, dalam arti kontak dari orang yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ataupun yang dinyatakan positif sudah terus meluas, sehingga kita bagikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat,” kata Husein, Senin (23/3/2020).

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, hand sanitizer yang dibagikan merupakan hasil produksi sendiri yang dibuat dari bahan baku ciu atau minuman beralkohol produksi lokal yang sudah melalui proses pengolahan.

Bupati mengatakan, ia akan setiap hari membagikan hand sanitizer, minimal sehari 5 liter yang dikemas dalam botol-botol kecil.

“Kita terus memproduksi hand sanitizer dari bahan dasar ciu dan setiap hari akan kita bagikan. Kalau masker yang dibagikan sekarang sebanyak satu karung, berisi 1.000 biji, itu buatan dari ibu-ibu PKK di Banyumas,” terangnya.

Husein mengatakan, sampai dengan hari ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Banyumas ada 284 dan ODP ini tersebar di 23 kecamatan. Banyumas sendiri terdiri dari 27 kecamatan, sehingga penyebarannya sudah mulai meluas.

Sementara untuk jumlah PDP, sekarang ada 14 orang, dengan rincian yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Margono Soekarjo ada lima PDP, yaitu dari Desa Batuanten Kecamatan Cilongok, Kelurahan Sumampir Kecamatan Purwokerto Utara, Desa Tambaksari Kidul Kecamatan Kembaran, Kecamatan Cilongok dan pindahan pasien dari Lampung.

Kemudian di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas ada 3 PDP yang sedang menjalani perawatan, yaitu dari Desa Kracak Kecamatan Ajibarang, Desa Kemiri Kecamatan Sumpiuh dan Kelurahan Bobosan Kecamatan Purwokerto Utara.

Empat PDP lainnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto , yaitu dari Kelurahan Bancarkembar Kecamatan Purwokerto Utara, Desa Sokaraja Tengah Kecamatan Sokaraja, Kelurahan Sokanegara Kecamatan Purwokerto Timur dan Desa Pamijen Kecamatan Baturaden.

Di RSUD Ajibarang ada 2 PDP yang dirawat, yaitu dari Kecamatan Patikraja dan dari Desa Cindaga Kecamatan Kebasen.

“Untuk yang positif corona, kemarin ada dua di Banyumas, namun perkembangan terakhir, pasien yang meninggal dan dimakamkan di Desa Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas masuk dalam hitungan corona positif di Jakarta, karena yang bersangkutan menjalani perawatan di Jakarta,” jelasnya.

Sementara itu, Wardoyo, salah satu warga yang mendapatkan pembagian masker gratis dari bupati mengatakan, dalam situasi sekarang masker dan hand sanitizer sangat dibutuhkan masyarakat. Sehingga pembagian masker gratis sangat ditunggu oleh masyarakat, karena stok di apotek-apotek sudah tidak ada.

“Anggota keluarga saya ada 5 orang, sedangkan masker yang kita punya hanya dua, ini mendapat masker lagi dua dari Pak Bupati, terima kasih sekali,” tuturnya.

Lihat juga...