BPBD Agam Semprotkan 3.000 Liter Disinfektan
LUBUKBASUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyemprotkan 3.000 liter cairan disinfektan.
Penyemprotan dilakukan di sepanjang jalan utama, yang menghubungkan daerah itu dengan kabupaten dan kota tetangga, untuk mencegah penyebaran COVID -19. “Penyemprotan itu kita lakukan mulai hari ini, menggunakan delapan unit mesin semprot,” kata Kepala Pelaksana BPBD Agam, Muhammad Lutfi Ar, di Lubukbasung, Senin (23/3/2020).
Penyemprotan dimulai dari perbatasan Agam dengan Kabupaten Padang Pariaman. Dan berlanjut sampai perbatasan Agam dengan Kabupaten Pasaman. Setelah itu, dilanjutkan di daerah perbatasan Agam dengan Kabupaten Tanahdatar, sampai ke perbatasan Kabupaten Limapuluh Kota dan Pasaman.
Petugas juga menyemprotkan cairan disinfektan di rumah makan, masjid, musala, objek wisata, daerah persingahan kendaraan dan kantor bupati. “Sebelum penyemprotan itu, kita terlebih dahulu menyosialisasikan kepada pemilik rumah makan, pengurus masjid dan pengelola objek wisata,” kata lelaki yang juga menjadi Wakil Ketua Gugus Tugas Pencegahan COVID 19 Kabupaten Agam tersebut.
Cairan disinfektan itu merupakan racikan BPBD setempat dan ini sesuai dengan standar BNPB pusat. Penyemprotan cairan disinfektan ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran wabah COVID-19. “Mudah-mudahan dengan penyemprotan itu wabah COVID-19 tidak ada di Agam,” katanya.
Bupati Agam, Indra Catri menambahkan, penyemprotan dilakukan di lokasi pelayanan umum, masjid dan lokasi terpapar langsung dengan COVID-19. “Ini telah dilakukan beberapa hari lalu untuk mencegah COVID-19 di daerah itu,” katanya.
Di tengah wabah, Pemkab Agam saat ini sudah mengurangi kerumunan dalam pelayanan pengurusan dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Agam. Meniadakan kunjungan bagi pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubukbasung, dan meliburkan siswa.
“Bagi petugas yang melayani warga, diwajibkan menggunakan masker, sarung tangan dan setiap memasuki kantor pemerintahan telah disediakan tempat mencuci tangan,” pungkasnya. (Ant)