Sungai Way Sekampung Meluap Rendam Tiga Dusun

LAMPUNG — Hujan deras di wilayah Lampung Selatan (Lamsel) dan air kiriman dari kabupaten lain berimbas pada meluapnya Sungai Way Sekampung.

Hasran Hadi, Sekretaris Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kabupaten Lamsel menyebut luapan Sungai Way Sekampung mengakibatkan sejumlah rumah di bantaran sungai atau di luar tanggul penangkis, terendam.

Hasran Hadi, Sekretaris Taruna Siaga Bencana Kabupaten Lampung Selatan menyebut tim dari kampung siaga bencana mulai membantu warga membuat tenda darurat akibat luapan Sungai Way Sekampung di Kecamatan Sragi Lampung Selatatan, Sabtu (1/2/2020). -Foto: Henk Widi

Berdasarkan data sejumlah rumah yang terendam ada di tiga dusun. Sebanyak 4 rumah di Dusun Pusingan, Desa Kuala Jaya yang dihuni 5 kepala keluarga dan 17 jiwa. Sebanyak 4 rumah di Dusun Bunut Utara Desa Bandar Agung dan sejumlah rumah di Dusun Umbul Besar. Akibat rumah terendam sejumlah warga terpaksa mengungsi di tanggul penangkis.

Hasran Hadi menyebut unsur desa, kecamatan, Polsek Sragi, Koramil Palas dan Kampung Siaga Bencana (KSB) Maju Bersama diterjunkan. KSB dibantu Polsek Sragi dipimpin langsung Kapolsek Sragi, Iptu Lukman mendirikan tenda pengungsian sementara di tanggul penangkis. Personel Tagana membantu mengevakuasi warga dan barang kebutuhan warga selama di tanggul pengungsian.

“Luapan Sungai Way Sekampung merupakan siklus tahunan sehingga warga sebagian sudah akan siaga saat ada luapan sungai sehingga barang berharga hingga ternak akan diungsikan ke tanggul sementara waktu hingga air surut,”ungkap Hasran Hadi saat dikonfirmasi Cendana News, Sabtu (1/2/2020).

Luapan air di Dusun Pusingan berimbas sejumlah warga harus mengungsi. Meski sebagian rumah dibangun dengan sistem panggung, ada rumah milik warga yang tidak tinggi. Rumah yang ada di Dusun Pusingan yang terendam luapan sungai diantaranya milik Mulyadi, M. Basri, Pebriadi, Usin dan Taher. Dusun Bunut Utara diantaranya milik Daus, Madya dan rumah lain terendam pada bagian halaman.

Warga di sejumlah kawasan rawan bencana telah dilatih simulasi penanganan kedaruratan bencana banjir. Penanganan awal dilalukan dengan evakuasi dan penyiapan lokasi pengungsian yang aman. Koordinasi lintas sektoral dilakukan untuk penanganan awal.

“Banjir luapan Sungai Way Sekampung sesuai siklus memang terjadi pada bulan Februari sehingga warga telah siap dengan kondisi tersebut,” tuturnya.

Gilang, salah satu warga di Dusun Bunut Utara Desa Bandar Agung Kecamatan Sragi Lampung Selatan berjalan di sekitar rumah yang berada di dekat aliran Sungai Way Sekampung akibat banjir kiriman, Sabtu (1/2/2020) -Foto: Henk Widi

Hasran Hadi menyebut Tagana Lamsel telah mengirimkan personel yang sebagian merupakan anggota KSB. Sebab sesuai dengan simulasi di Desa Bandar Agung telah disiapkan lokasi untuk shelter. Pantauan kondisi luapan Sungai Way Sekampung menurutnya akan dipantau sepanjang waktu. Sebab surutnya luapan sungai Way Sekampung akan menyesuaikan pasang surut air laut.

Tagana Lamsel disebut Hasran Hadi belum menerjunkan personel dapur umum lapangan (Dumlap). Meski demikian bantuan bagi warga terdampak tetap akan diperhatikan. Sebab fasilitas Dumlap akan diturunkan saat luapan Sungai Way Sekampung mulai merendam rumah di bagian luar tanggul penangkis. Imbas banjir sejumlah warga yang tinggal di Dusun Umbul Besar harus melintas melalui tanggul sebab akses jalan mulai sulit dilintasi.

Gilang, salah satu warga di Dusun Bunut Utara menyebut luapan air sudah mencapai lutut orang dewasa. Luapan Sungai Way Sekampung menurutnya belum masuk ke area rumah. Sebab sebagian warga membangun pondasi rumah yang tinggi mengatasi kondisi banjir. Sejumlah warga di wilayah Bunut Utara kerap mengungsi saat banjir di Masjid Mambaul Huda seperti tahun sebelumnya.

Ia menambahkan, luapan Sungai Way Sekampung bisa terjadi akibat beberapa faktor. Meski di wilayah tersebut tidak hujan namun saat di wilayah Kabupaten Pesawaran, Lampung Tengah hujan air Sungai Way Sekampung berpotensi meluap. Hujan deras di wilayah Lamsel sekaligus berpotensi membuat Sungai Way Sekampung berbarengan dengan pasang air laut yang naik ke alur Sungai Way Sekampung.

Lihat juga...