Selama Januari, 28 Hektare Lahan di Nunukan Terbakar
NUNUKAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sudah menangani delapan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sepanjang Januari 2020.
Kedelapan kasus karhutla tersebut terjadi di Kecamatan Nunukan Selatan dengan enam lokasi dan Nunukan sebanyak dua kejadian. Dari delapan kejadian kebakaran tersebut, total luas lahan yang terbakar sekira 28 hektare. “Hingga akhir Januari 2020 tercatat ada delapan kejadian karhutla yang kami tangani,” sebut Hasan, Kepala Sub Bidang Kedaruratan BPBD Nunukan, Sabtu (1/2/2020).
Hasan menduga, sebagian besar kejadian karhutla tersebut akibat pembukaan lahan perkebunan oleh masyarakat setempat. Setiap penanganan kasus karhutla, BPBD Nunukan bersama Dinas Pemadam Kebakaran, KPh Kehutanan, TNI, Polri dibantu warga.
Hasan menyebut, pemadaman api selain menggunakan mesin pompa air, juga menurunkan peralatan dan unit kendaraan berupa mobil milik Disdamkar dan BPBD. Petugas dan warga juga menggunakan kayu seadanya untuk memukul api agar kebakaran tidak meluas.
Dengan banyaknya kejadian karhutla di Januari 2020, warga Kabupaten Nunukan diminta untuk tidak membakar lahan. Sebagian lahan yang terbakar, pada umumnya kosong. Namun tercatat api menjalar ke lahan perkebunan di sekitarnya, sehingga membakar tanaman kelapa sawit dan tanaman perkebunan lainnya.
Kasus karhutla terakhir yang ditangani terjadi di RT 02 Panamas Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, pada Jumat (31/1/2020) sekira pukul 18.30 wita. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 20.00 wita. Luas lahan yang terbakar diduga pembukaan perkebunan sekira 1,8 hektare. (Ant)