Penjualan Tiket Lebaran di Purwokerto Mulai Dibeli
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
PURWOKERTO – Memasuki hari kedua mulai dibukanya penjualan tiket kereta api (KA) reguler masa angkutan lebaran tahun ini, tiket yang dibeli masyarakat sudah cukup banyak. Dan untuk lebaran tahun ini, PT KAI menambah okupasi tempat duduk 2 persen dibanding masa angkutan lebaran tahun sebelumnya.
“Dua hari ini penjualan tiket mudik lebaran sudah mulai banyak dibeli, kisarannya masih di bawah 10 persen. Untuk angka pastinya, kita baru akan mulai melakukan monitoring harian hari Senin nanti,” kata Direktur PT KAI, Edi Sukmoro, usai meresmikan Loko Coffee Shop di area Stasiun Purwokerto, Sabtu (15/2/2020).
Menurut Edi, penumpang KA sangat dinamis, sehingga jumlah penumpang bisa melebihi kapasitas tempat duduk yang disediakan.
Ia mencontohkan, untuk penumpang dari Jakarta ke Surabaya, bisa jadi turun di Semarang, kemudian dari Semarang ada penumpang yang naik lagi dan menempati kursi tersebut. Sehingga dalam satu perjalanan, satu tempat duduk bisa ditempati oleh 1-3 penumpang.
“Jika melihat penumpang yang dinamis ini, maka kemungkinan kenaikan jumlah penumpang bisa sampai 4-5 persen,” terangnya.
Melihat banyaknya penumpang tersebut, dimana dari data PT KAI untuk tahun 2018, total jumlah penumpang yang menggunakan angkutan KA jumlahnya mencapai 425 juta orang dan tahun 2019 meningkat menjadi total 432 juta penumpang.
Maka PT KAI mempunyai kewajiban untuk meningkatkan pelayanan terhadap para penumpang.
Dan salah satu bentuk pelayanan baru yang diberikan PT KAI yaitu dengan mendirikan loko coffee shop pada stasiun-stasiun besar. Sampai saat ini sudah ada 9 loko coffee shop yang dibuka dan di Purwokerto ini merupakan loko coffee shop ke-10.
“Sebelumnya kita juga sudah membuka di Stasiun Gambir, Senen, Cirebon, Bandung, Surabaya dan lainnya. Ini merupakan satu bentuk pelayanan untuk memenuhi kebutuhan para penumpang KA,” jelasnya.
Edi Sukmoro menekankan, loko coffee juga sebagai bentuk upaya dari PT KAI untuk mengangkat dan memajukan makanan-makanan khas dari daerah setempat. Dan untuk pemesanan serta pembayaran juga diberikan kemudahan melalui aplikasi lokomart.
Sementara itu, Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, mengatakan, untuk loko coffee shop Purwokerto menawarkan berbagai macam menu khas Banyumas, seperti soto sokaraja. Selain itu juga ada beragam variasi kopi, misalnya es kopi durian, es kopi alpukat, es cendol latte dan lain-lain.
“Di sini juga ada berbagai macam varian minuman teh nusantara. Tempat makannya juga didesain sedemikian rupa, sehingga sangat nyaman untuk tempat nongkrong anak-anak muda, maupun para penumpang yang menunggu KA,” kata Supriyanto.