Manfaatkan Momen, Pedagang Keliling Raup Omzet Berlipat
Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo
LAMPUNG — Memanfaatkan momen tertentu atau sebuah kegiatan dapat memberikan keuntungan maksimal bagi pedagang keliling. Seperti halnya yang dilakukan oleh salah seorang pedagang alat pembersih kerak alat masak dan penambal wajan, kuali yang bocor.
Fahrozi., warga asal Tanjung Karang, Bandarlampung tersebut menjual alat pembersih kerak peralatan masak dengan cara berkeliling menyebutkan, memanfaatkan kegiatan musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) ia menyebut penjualan meningkat signifikan.
“Alat pembersih kuali, panci bisa digunakan berkali kali dan sangat praktis sehingga sangat diminati sejumlah ibu rumah tangga bahkan para suami yang ingin meringankan pekerjaan istri di dapur untuk membersihkan peralatan masak,” terang Fahrozi saat ditemui Cendana News di lapangan Dusun Banyu Urip, Desa Kuripan, Selasa (11/2/2020).
Menekuni usaha berjualan alat pembersih peralatan dapur sejak lima tahun silam, Fahrozi mengaku berkeliling ke sejumlah kabupaten. Sejumlah acara yang menghadirkan ribuan orang menurutnya menjadi peluang menawarkan barang dagangan. Alat pembersih panci, kuali sederhana tersebut menurutnya dijual dengan harga Rp5.000.
Meski dengan harga Rp5.000 dalam kondisi ramai ia bisa menjual 100 hingga 200 bungkus pembersih panci, kuali. Omzet sekitar Rp1 juta hingga maksimal Rp2 juta menurutnya bisa diperoleh dari usaha berjualan alat pembersih.
Di hari bisa, sehari berjualan ia menyebut bisa menjual puluhan lembar alat penambal panci dengan harga Rp5.000 per lembar.
Ansori yang berjualan bersama sang kakak menyebutkan, ia menjual sejumlah peralatan memasak meliputi wajan, panci, dandang, sutil, serokan dan alat masak lain dari alumunium dan stainless stell.
“Jadi strategi marketing kami saling membutuhkan, pembeli akan butuh alat pembersih saat membeli alat masak dari kakak saya,” terangnya.
Aminah, salah satu warga asal Desa Kuripan menyebutkan terbantu dengan adanya pedagang keliling. Meski dibeli dengan harga Rp5.000 ia mengaku alat pembersih tersebut sangat praktis.
Ia bahkan membeli empat alat tersebut agar ia mudah membersihkan kerak pada wajan dan panci. Terlebih ia mengaku masih memasak menggunakan kayu bakar sehingga wajan dan panci kerap kotor dengan kerak berwarna hitam. Alat itu menurutnya praktis dan membersihkan peralatan memasak dengan cepat.