Liga 1 2020, Ezra Walian Targetkan Buat Lebih Banyak Gol

Pesepakbola PSM Makassar, Ezra Walian berebut bola dengan Pesepakbola Persipura Jayapura, Ricardo Salampessy (kanan), dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (18/11/2019) malam – Foto Ant

JAKARTA – Pemain penyerang PSM Makassar, Ezra Walian menargetkan, dirinya bisa membuat banyak gol di Liga 1 Indonesia 2020, yang mulai bergulir 29 Februari 2020 mendatang.

“Saya ingin melesakkan lebih banyak gol. Saya mau menunjukkan kepada semua orang apa yang saya bisa,” ujar Ezra di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Ezra yang mencetak tiga gol di Liga 1 2019 sejak direkrut PSM pada bulan September menyebut, dia dan rekan-rekannya sudah berlatih sangat keras untuk menjalani musim 2020. Mereka ingin membantu PSM merebut setidak-tidaknya posisi kelima di Liga 1 Indonesia 2020.

Musim lalu mereka hanya bertengger di peringkat 12. Dan saat ini tujuan utama skuat berjuluk Juku Eja tentu saja menjadi juara. “Kami mau menjadi lima teratas dan jika bisa memenangkan liga. Kami ingin bermain baik untuk penggemar dan memberikan mereka sesuatu,” tutur pesepak bola berusia 22 tahun itu.

Demi mewujudkan cita-cita tersebut, Ezra menegaskan bahwa PSM siap tancap gas sejak pertandingan pertama Liga 1 Indonesia 2020. Di laga perdana, mereka menjamu PSS Sleman di Makassar pada Minggu (1/3/2020). “Kami fokus ke laga melawan Sleman tersebut,” kata Ezra.

PSM sudah menjalani laga kompetitif sebelum melangkah ke Liga 1 karena harus bertempur di Piala AFC 2020. Setelah ditaklukkan Tampines Rovers di Singapura dengan skor 2-1 pada Rabu (12/2/2020), anak-anak asuh Bojan Hodak bertekad merebut poin penuh saat menjamu tim wakil Myanmar Shan United pada Rabu (26/2/2020) di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta.

Ezra sendiri tidak akan tampil dalam laga tersebut, karena terganjal persoalan administrasi. Namun, dia tetap ikut ke stadion dan memberikan dukungan kepada rekan-rekannya. “Saya tetap mendukung tim,” ujar pemain yang dinaturalisasi menjadi WNI pada 2017 tersebut.

Dengan kondisi tersebut, Ezra berharap, PSSI segera menuntaskan persoalan administrasinya di Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Agar dirinya bisa tampil di kompetisi berafiliasi ke AFC maupun FIFA. “Semoga PSSI bisa memecahkan masalahnya. Mudah-mudahan mereka bisa melakukan sesuatu,” ujar Ezra.

Ezra Walian, tidak diperkenankan berlaga di AFC dan FIFA, karena terganjal masalah administrasi mengenai statusnya yang pernah memperkuat tim nasional junior Belanda di kompetisi UEFA. Persoalan tersebut mencuat ke permukaan saat tim nasional U-23 menjalani Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Vietnam pada 2019 lalu.

Pemain kelahiran Belanda itu tidak bisa membela klubnya PSM Makassar di Piala AFC 2020. Dia juga tidak dapat berlaga untuk timnas Indonesia di pertandingan serta turnamen resmi AFC dan FIFA. PSSI sudah berupaya untuk memperjuangkan nasib Ezra hingga ke FIFA, tetapi sampai saat ini belum ada titik terang. “Saya berharap bisa bermain kembali untuk timnas dan mempersembahkan trofi. Kalau di AFC, kami sedang fokus ke sana. Sayang saya tidak bisa bermain tetapi saya tentu mendukung tim,” tutur Ezra.

Ezra Walian merupakan pesepak bola berusia 22 tahun yang lama menghabiskan karier di Belanda. Dia sempat membela tim nasional U-15, U-16 dan U-17 Belanda. Di timnas U-17 Belanda, Ezra tampil di Kualifikasi Piala Eropa UEFA U-17 pada 2013 silam.

Setelah dinaturalisasi, Ezra merumput untuk tim nasional U-23 dan senior Indonesia yang dilatih oleh Luis Milla. Akan tetapi, persoalan dengan AFC membuat dirinya tidak dapat lagi berada di timnas Garuda sejak 2019 lalu. Pada September 2019, Ezra Walian resmi direkrut oleh PSM Makassar yang berlaga di Liga 1 Indonesia. Dari 14 penampilan di Liga 1 2019, dia mencetak tiga gol. (Ant)

Lihat juga...