Koperasi di Cilongok Terus Kejar Target Jumlah Anggota
Editor: Koko Triarko
BANYUMAS – Koperasi Utama Sejahtera Mandiri binaan dari Yayasan Damandiri, menargetkan jumlah keanggotaan hingga 80 persen dari total jumlah kepala keluarga (KK) di desa/kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Saat ini, keanggotaan koperasi baru sekitar 600 lebih dan dalam waktu satu bulan ke depan, diharapkan bisa bertambah sekitar 500 anggota baru. Jumlah KK di Desa Cilongok sendiri ada 2.900 KK.
“Kita targetkan keanggotaan sampai 1.100 KK, dari jumlah KK 2.900an. Kita optimis bisa capai di bulan Maret,” kata Ketua Koperasi Utama Sejahtera Mandiri, Riyan Hidayat, Selasa (25/2/2020).
Target penambahan keanggotaan koperasi ini, lanjut Riyan, dilatarbelakangi oleh keinginan memperluas penyaluran bantuan sosial dari Yayasan Damandiri. Diharapkan seluruh masyarakat Desa Cilongok, sebagai Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) bisa mendapatkan bantuan atau pun pembinaan yang dibutuhkan.
“Dari pihak yayasan menyatakan, ingin membuat seluruh masyarakat desa binaan menjadi lebih sejahtera, sebab di koperasi, anggota akan mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) tiap akhir tahun,” terangnya.

Terkait SHU ini, koperasi sudah membuktikan dengan adanya delapan bidang usaha yang sedang dirintis. Mulai dari pabrik gula kelapa, pabrik pengolahan tepung tapioka, budi daya lele, tanaman vanili, umbi, terong jepang dan ternak kambing sanen.
Guna memaksimalkan jumlah keanggotaan, para pengurus koperasi rajin turun ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi secara door to door.
Mereka menjelaskan tentang tujuan dari Yayasan Damandiri untuk memakmurkan masyarakat, serta berbagai keuntungan menjadi anggota koperasi.
Mulai dari mendapatkan program bantuan sosial dari yayasan, pinjaman Modal Kita, hingga pembagian SHU.
“Banyak sekali masyarakat yang mendukung program-program kita di sini, sebab banyak membuka kesempatan kerja dan anak-anak muda juga mendapatkan pelatihan keterampilan,” jelas Riyan.
Anggota Koperasi Utama Sejahtera Mandiri Cilongok, ternyata tidak hanya didominasi dari para pedagang atau pelaku usaha kecil. Tetapi beberapa warga yang merupakan pensiunan dan dari golongan ekonomi menengah ke atas juga ikut berpartisipasi menjadi anggota.
Salah satunya adalah H. Zaenudin, yang merupakan pensiunan pegawai. Zaenudi mengaku mendaftar sebagai anggota koperasi, karena ingin membantu mewujudkan berbagai program koperasi, di mana seluruh program tujuan akhirnya adalah untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat desa.
“Saya menjadi anggota koperasi, karena ingin semua program bisa dijalankan maksimal di Desa Cilongok ini. Sebab, program-program dari Yayasan Damandiri sangat bagus dan membantu masyarakat kecil,” pungkasnya.