Kebun Tinggi Gunakan Dana Desa Bangun Wisata Air Terjun
PEKANBARU – Pemerintah Desa Kebun Tinggi, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, mengembangkan wisata air terjun Batu Tilam sebagai destinasi wisata baru di Kabupaten Kampar, Riau, dengan dana desa.
“Dengan dana desa 2019 senilai Rp500 juta, kami membangun objek wisata air terjun Batu Tilam,” kata Kepala Desa Kebun Tinggi, Joni, dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Rabu (19/2/2020).
Pada 2019, perangkat desa Kebun Tinggi bersama tokoh masyarakat dan warga melakukan musyawarah, dan sepakat dana desa digunakan untuk membangun jalan menuju air terjun tersebut, membangun tempat peristirahatan dan 24 unit toilet.
Joni berharap kepada Pemkab Kampar, Pemprov dan Pemerintah Pusat agar bisa bersinergi memberikan dukungan untuk membangun objek wisata yang ada di desa Kebun Tinggi.
“Selaku Kepala Desa, saya juga sudah konfirmasi ke anggota komisi V DPR RI. Pada 2020 ini akses jalan ke Batu Tilam siap dibangun,” katanya.
Ia juga mengaku telah mendatangi Dinas PUPR Provinsi Riau, dan mendapat informasi tahun ini juga pemerintah provinsi akan memberikan dukungan untuk membangun akses jalan 19 kilometer, mulai dari desa Batu Sasak hingga Desa Kebun Tinggi.
“Beberapa pekan lalu pihak dari Dinas PUPR provinsi Riau telah meninjau lokasi ini,” katanya.
Ia mengungkap, jumlah air terjun seluruhnya di Desa Kebun Tinggi sebanyak 27 lokasi, tinggi air terjun bervariasi ada yang 10 meter, 20 meter, 25 meter, 100 meter hingga bisa mencapai 150 meter.
Objek wisata minat khusus tersebut punya keunikan, karena lokasinya tepat berada mulut gua di deretan Bukit Barisan, yang melintas di Kabupaten Kampar. Udara yang masih sejuk dan pemandangan yang masih asri sudah pasti bisa dirasakan di tempat ini.
Namun, kondisi aksesibilitas jalan untuk menuju ke tempat ini masih cukup sulit, karena keterbatasan sarana infrastruktur jalan yang hingga kini masih berupa jalan tanah. (Ant)