Kapolresta Banyumas Gagas Angkringan Kamtibmas

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO — Berbagai upaya terus dilakukan jajaran Polresta Banyumas untuk menjaga kondusifitas di Banyumas. Dalam silaturahmi bersama tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka SIK menggagas program Angkringan Kamtibmas.

Angkringan kamtibmas ini merupakan sarana komunikasi masyarakat dengan aparat di wilayah-wilayah. Pada tiap polsek, akan dilaksanakan angkringan kamtibmas secara bergilir. Dalam forum yang melibatkan Forkompinda di wilayah tersebut, masyarakat bebas menyampaikan aspirasi terkait situasi kamtbmas.

“Jadi angkringan kamtibmas ini sebagai sarana untuk mendekatkan polisi di polsek-polsek dengan masyarakat, sekaligus sebagai ajang untuk urun rembug, bertukar pikiran, berdiskusi tentang situasi kamtibmas,” terang Kapolresta, Kamis (20/2/2020).

Melalui angkringan kamtibmas ini, diharapkan muncul ide serta gagasan  dalam upaya menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing. Saat ini persiapan angkringan kamtibmas sudah dilakukan dan tinggal menunggu waktu untuk diturunkan ke wilayah-wilayah.

“Saya selalu tegaskan kepada anggota untuk menyatu dengan rakyat, jangan sampai ada jarak dan hal tersebut akan diwujudkan melalui program angkringan kamtibmas ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Banyumas, KH Mohammad Roqib menyampaikan, situasi kamtibmas tidak lepas dari bagaimana masyarakat menjaga kerukunan antarumat beragama. Karenanya, FKUB sebagai garda depan untuk mendengungkan kerukunan antarumat beragama, merasakan gayung bersambut dengan program yang dicanangkan Polresta Banyumas.

“Kami dari FKUB sangat berterima kasih kepada Polresta Banyumas, saat ini FKUB sedang gencar-gencarnya menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Banyumas dan kami mendapat dukungan dari Bapak Kapolresta,” ungkapnya.

Dalam acara silaturahmi tersebut juga dibahas berbagai upaya pencegahan masuknya paham radikalisme ke generasi muda. Sosialisasi di sekolah-sekolah disepakati sebagai salah satu jalan penangkal masuknya paham radikalisme. Selain itu, keberadaan organisasi-organisasi di sekolah harus dalam pantauan guru, sehingga jika ada yang melenceng segera dapat diluruskan.

Kapolresta Banyumas berharap dengan sinergitas yang terbangun antar eleman di Banyumas, akan mampu menjaga kerukunan dan menciptakan kondusifitas kamtibmas.

“Selama saya bertugas di Banyumas, suasananya sangat kondusif dan semoga bisa terus terjaga kondusifitas kamtibmas yang sudah terbangun,” pungkasnya.

Lihat juga...