BRI Diminta Tingkatkan Anggaran Penyaluran KUR
Editor: Koko Triarko
JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani mengapresiasi kinerja penyaluran kredit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada tahun lalu yang mencapai Rp900 triliun, dengan Rp130 triliun di antaranya disalurkan untuk kredit usaha rakyat (KUR).
Dia berharap BRI mampu meningkatkan anggaran penyaluran KUR hingga Rp300 triliun di tahun mendatang, sehingga total penyaluran kredit di akhir tahun bisa lebih besar.
“Jadi, kalau (KUR) capai Rp300 triliun, mesti kredit BRI bisa capai Rp2.000 triliun sampai Rp3.000 triliun, dan mayoritas ke UMKM,” terang Menkeu, dalam acara BRI Group Economic Forum 2020 yang digelar di Jakarta, Rabu (29/1/2020).
Terkait kredit macet, Menkeu meyakini kondisi non performing loan (NPL) yang dialami BRI, yakni di atas 2 persen bukan bersumber dari UMKM, tetapi dari debitur dengan pinjaman besar.
Dia menambahkan, dengan latar belakang Direktur Utama BRI, Sunarso, yang pernah memiliki pengalaman di Pegadaian, akan memiliki bisnis mindset berbeda, yakni mendukung sektor UMKM.
“NPL di atas 2 persen pasti bukan dari kecil-kecil, tetapi yang gede-gede. Kami tahu, enggak keren ngomong jutaan manusia dengan (pinjaman) Rp10 juta hingga Rp50 juta, kurang keren dibandingkan Rp3 triliun, tetapi sekali macet langsung bikin leher sakit,” katanya.
Menkeu menilai, penyaluran dan bantuan yang disalurkan ke masyarakat akan menggerakkan ekonomi nasional. Penyaluran bantuan tersebut berupa beasiswa pendidikan, dana langsung ke desa, hingga kredit.
Di tempat yang sama, Direktur Utama Bank BRI, Sunarso mengutarakan, bahwa hingga 2019 nilai aset yang dimiliki perseroan mencapai Rp1.416,8 triliun. Nilai aset tersebut menjadikan bank dengan kode saham BBRI ini sebagai bank dengan aset terbesar di Indonesia.
Pada 2019, BRI telah menyalurkan kredit senilai Rp907,4 triliun dengan mayoritas ke sektor UMKM senilai Rp700 triliun. Selama periode tersebut, besaran NPL mencapai 2,8 persen.
“BRI secara group melaporkan, bahwa selama 2019 lalu kami tetap mampu menghasilkan kinerja keuangan yang sangat baik,” katanya.