Angin Kencang Sebabkan Puluhan Rumah di Banjarnegara Rusak

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANJARNEGARA – Warga Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara hingga Senin (6/1/2020) masih melakukan kerja bakti membersihkan rumah mereka yang terkena angin kencang semalam.

Bahkan salah satu rumah di Desa Panarusan Kulon, RT 02 RW 01, Kecamatan Susukan kondisinya masih tertimpa batang pohon yang sangat besar.

Rumah tersebut milik Bangkit, yang mengaku masih menunggu bantuan peralatan untuk memotong batang Pohon Albasia yang sangat besar. Sejak Minggu (5/1/2020) sore sampai sekarang, Bangkit bersama istri dan anaknya mengungsi ke rumah orang tua.

“Kondisi rumah saya tidak bisa ditempati, karena bagian atap rusak total dan juga sebagian bangunan juga rusak. Sehingga keluarga masih mengungsi di orang tua saya,” kata Bangkit, Senin (6/1/2020).

Terkait bencana angin kencang yang merobohkan pohon besar tersebut, Bangkit bercerita, hujan deras sudah mengguyur tempat tinggalnya sejak Minggu siang. Dan saat sore menjelang petang, hujan deras mulai disertai angin kencang.

“Waktu hujan deras, saya dan keluarga masih di dalam rumah, tiba-tiba terdengar suara sangat keras, ternyata Pohon Albasia tumbang dan menimpa rumah saya. Saat itu juga saya langsung mengajak istri dan anak-anak untuk mengungsi, karena atap rumah rusak total,” paparnya.

Tidak ada korban luka dari keluarga Bangkit, karena hanya reruntuhan atap rumah dan air hujan yang masuk ke dalam rumah.

Anggota Tim Reaksi Cepat ( TRC) BPBD Banjarnegara, Suprihono yang sedang berada di lokasi untuk melakukan pembersihan dampak angin kencang mengatakan, angin kencang kemarin melanda lima desa di Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara.

Anggota Tim Reaksi Cepat ( TRC) BPBD Banjarnegara, Suprihono bersama pemilik rumah yang tertimpa Pohon Albasia, Bangkit (kaos hitam) di Desa Panarusan Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarengara, menjelaskan dampak bencana angin kencang, Senin (6/1/2020). Foto: Hermiana E. Effendi

Yaitu Desa Panurusan, Desa Gumelem Kulon, Desa Susukan, Desa Panurusan Wetan dan Desa Gumelem Wetan. Total ada 25 rumah yang rusak akibat angin kencang.

“Di Desa Panurusan ada tiga rumah yang rusak akibat angin kencang, kemudian di Desa Gumelem Kulon ada tiga rumah, Desa Susukan ada satu rumah, Desa Panurusan Wetan ada satu rumah dan di Desa Gumelem Wetan ada 17 rumah,” terangnya.

Mengingat banyaknya rumah warga yang mengalami kerusakan akibat angin kencang, BPBD Banjarnegara bersama TNI, Polri, RAPI dan para relawan hingga Senin sore masih melakukan kerja bakti bersama-sama dengan warga setempat.

“Hujan deras kemarin memang disertai angin kencang yang cukup ekstrem, sampai pohon besar juga bisa tumbang. Sampai saat ini beberapa warga masih mengungsi, karena cuaca sudah mulai mendung dan biasanya sore hari turun hujan,” pungkasnya.

Lihat juga...