Wabup Flotim Minta IKTL Jadi Pusat Penelitian Perikanan
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
LARANTUKA – Wakil Bupati kabupaten Flores Timur (Flotim), NTT, saat membuka kegiatan The IKTL Colour Run dalam Dies Natalis dan wisuda angkatan kedua serta ketiga mahasiswa Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) mengharapkan, kampus ini menjadi pusat penelitian perikanan.
Wabup Flotim di hadapan rektor dan segenap civitas akademika IKTL meminta agar IKTL sebagai salah satu perguruan tinggi di Flores Timur wajib menjalankan tridarma perguruan tinggi untuk penelitian dan pengembangan sumber daya.
“IKTL wajib menjalankan tridarma perguruan tinggi untuk penelitian dan pengembangan sumber daya di Flotim guna memacu perkembangan pembangunan,” pinta wakil bupati Flotim, Agustinus Payong Boli, SH, Jumat (15/11/2019).
Agus sapaannya, menegaskan, hal ini penting agar pandangan-pandangan dan hasil penelitian kaum ilmuwan atau kampus menjadi rekomendasi riil ilmiah terkait problem-problem pembangunan di Flores Timur.
“Sudah tentu kami dari pemerintah akan bermitra dengan IKTL sebagai lembaga perguruan tinggi untuk menjalankannya. Saya melihat banyak dosen berpendapat di media sosial sehingga ini perlu diwujudkan,” ungkapnya.
Pemikiran yang ada lanjut Agus, harus diwujudkan dalam riset agar benar-benar menjadi problem solving bagi masyarakat dan Pemerintah kabupaten Flotim.
Wabup Agus Boli juga langsung berdialog dengan salah seorang kepala Program Studi Perikanan, Maria Ivan B. Niga, M.Pi, terkait keinginan tersebut.
“Saya meminta agar kampus IKTL menjadi pusat penelitian dan pengembangan hasil ikan di Flores Timur. Untuk itu kampus ini harus itu ada laboratorium,” pintanya.
Agus katakan, potensi ikan di Flores Timur sangat banyak dan ke depan, laut menjadi masa depan Flores Timur mengingat ketersediaan tanah pertanian semakin berkurang karena populasi penduduk.
“Saya berharap IKTL benar-benar menjadi pusat penelitian ilmiah dan pengembangan hasil perikanan di Flores Timur agar ikan kita tidak saja dijual mentah tapi langsung diolah di sini,” ungkapnya.
Ikan mentah kata Agus, bisa diolah menjadi ikan kering berlabel Flotim, kerupuk ikan dan produk-produk lainnya yang lebih bernilai ekonomis, melalui usaha dagang besar maupun industri rumahan.
“Flotim mempunyai ikan sangat banyak dan luar biasa. Kalau diolah menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi tentunya akan bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya.
Sontak saja Rektor IKTL, Vinsensius Lemba, S.Fil. M.Pd dan Ketua Prodi Perikanan Maria Niga, M.Pi menyanggupi permintaan wakil bupati Flotim dalam forum itu.
Rektor IKTL Vinsensius mengatakan ,apa yang disampaikan wabup Flotim merupakan sebuah ide besar dan sangat luar biasa untuk dikembangkan di IKTL.
“Ini gagasan besar dan luar biasa dari wakil bupati Flotim yang memacu nyali saya dan akan saya kembangkan ide besar ini di IKTL karena untuk misi pembangunan di Flores Timur ke depan,” tuturnya.
Wabup Agus Boli kemudian mengajak semua peserta bertepuk tangan atas respon Rektor IKTL dan menyatakan IKTL harus tampil beda serta memotivasi IKTL untuk menjadi yang terbaik.
“IKTL akan mengubah dunia dari Kampung Flores Timur. Kita berharap ini bisa diwujudkan,” pungkasnya.