Kerajinan Miniatur Berbahan Baku Jerami Padi dari Tanah Datar

Editor: Mahadeva

TANAH DATAR – Kerajinan berbagai jenis miniatur produk Jemboni Craff, unik dan menarik. Berbagai model miniatur yang dibuat oleh Windra tersebut, berbahan baku jerami padi. 

Windra, perajin miniatur mengatakan, ada pengalaman tersendiri yang diperoleh ketika melahirkan miniatur berbahan jerami padi tersebut. Awal mulanya, Dia membuat miniatur berbagai jenis hewan dari tanah liat. Karya miniatur itu diperuntukkan bagi pengkoleksi miniatur sebagai hiasan meja, kamar, maupun untuk kado. Akan tetapi, miniatur berbahan baku tanah liat, sering dikeluhkan konsumen mudah rusak, seperti patah, dan disebut sangat rapuh.

Dari masukan tersebut, Windra mencari bahan baku baru untuk produk miniaturnya. “Jadi untuk kerajinan miniatur ini sudah saya lakoni sejak 2012, dan untuk melahirkan karya miniatur dari jerami padi itu, baru saya lakukan dua tahun ini. Soal penghasilannya, alhamdulillah cukup bagus,” katanya, Selasa (5/11/2019).

Cara membuat kerajinan miniatur berbahan baku jerami padi tidak-lah rumit. Jerami dikumpulkan dan digumpalkan sesuai bentuk yang akan dibuat. “Misalnya membuat miniatur kerbau, jadi gumpalannya itu sesuai bentuk kerbau. Setelah itu diikat dengan benang karung goni, dan untuk pembentukan detailnya, menggunakan lem yang dibuat dari tepung terigu,” ujarnya.

Proses untuk menciptakan miniatur tersebut, membutuhkan keahlian. Teknik membentuk kaki, tubuh, kepala, dan wajah, adalah proses penentu. Jadi atau gagalnya sebuah miniatur diciptakan, sangat tergantung dari proses tersebut. Bagi Windra, untuk menyelesaikan satu miniatur bisa menghabiskan waktu setengah hari. Jenis hewan yang dibuat miniaturnya adalah, kerbau, jerapah, sapi, harimau, rusa.

Tidak hanya miniatur hewan yang diciptakan oleh Windra. Ada pula asesoris seperti lampu hias. Untuk harga, bervariasi, mulai dari Rp40 ribu hingga Rp100 ribu per-unit miniatur. “Pemasaran yang kita lakukan itu melalui medsos dan juga di situs belanja online yakni di Tokopedia. Lewat online, saya rasa cukup bagus. Cuma selain secara online, melalui even yang membuka stand UMKM, saya ikut, terutama untuk wilayah Kabupaten Tanah Datar,” ungkapnya.

Windra sangat menikmati proses membuat kerajinannya tersebut. Selain turut memanfaatkan jerami padi yang biasanya hanya dibakar. Kini di tangan kreatifnya, terlahir karya seni bernilai jual. Untuk mendapatkan jerami padi di daerah tempat tinggal Windra tidak terlalu sulit. Jerami padi bisa didapatkan secara gratis. “Bahan gratis, mudah membuatnya, dan penjualan cukup bagus. Makanya saya memilih menjadi pengrajin miniatur yang menggunakan bahan utama dari jerami padi,” tandasnya.

Lihat juga...