Kolam Renang dan Pantai, Pilihan Wisata Akhir Pekan Warga Lampung Selatan

Editor: Mahadeva

LAMPUNG – Kolam renang dan pantai, menjadi pilihan mengisi libur akhir pekan warga Lampung Selatan. Cuaca panas mendorong warga memilih kolam renang untuk aktivitas mandi dan rekreasi.

Kadiran, pemilik kolam renang Puri Indah Pegantungan, Bakauheni, Lampung Selatan menyebut, di musim kemarau pengunjung yang datang meningkat hingga 50 persen. Pengunjung yang datang adalah keluarga. Air kolam renang yang sejuk dan selalu dibersihkan sebelum akhir pekan, menjadi kunci kolam renang miliknya ramai dikunjungi. Air kolam memanfaatkan air bersih dari sumur bor yang dirawat rutin dengan pemberian kaporit. Hal itu untuk membuat pengunjung nyaman.

“Kolam renang yang saya buat menjadi tempat rekreasi sekaligus edukasi, karena menjadi lokasi anak anak berlatih renang dan lokasi silurahmi sejumlah orangtua yang mendampingi,” ungkap Kadiran, kepada Cendana News,Minggu (6/10/2019).

Anak anak melakukan aktivitas rekreasi di kolam renang Puri Indah,Minggu (6/10/2019) – Foto Henk Widi

Pengunjung bisa menikmati suasana kolam renang hanya dengan Rp10.000 per-orang. Berkonsep wahana rekreasi, fasilitas tempat seluncuran, kolam renang yang dipisah untuk anak dan dewasa. Fasilitas ban pelampung bagi anak-anak yang sedang belajar renang juga disiapkan. Selain kolam renang, rekreasi akhir pekan selama kemarau di Lampung Selatan pantai menjadi lokasi favorit. Saiman, warga Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni menyebut, Pantai Minang Rua menjadi destinasi alternatif.

Titik Batu Menyan di Minang Rua, menjadi lokasi untuk rekreasi anak anak. Saat air surut Saiman bisa memperkenalkan sejumlah bahan makanan laut kepada anak-anaknya, seperti lumai atau anggur laut, kerang tutut, gurita dan teripang. “Saat kemarau kondisi perairan minim sampah dan pasir putih cukup bersih bisa digunakan untuk bermain,” ungkap Saiman.

Hasan, salah satu penjaga di Ppantai Alau-Alau Kalianda menyebut, lokasi pantai yang menyajikan pasir putih dan air jernih menjadi keistimewaan pantai tersebut. Meski pengunjung dilarang berenang karena kontur pantai berpalung, Alau-Alau masih bisa dijadikan spot fotografi.

Lihat juga...