Tes Tulis Bacakades di Banyuwangi Dituding Curang
Editor: Mahadeva
BANYUWANGI – Bakal Calon Kades (Bacakades) yang tidak lolos tes tulis, mendatangi Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (2/9/2019). Mereka yang berjumlah puluhan orang tersebut menuding, terjadi kecurangan dalam proses seleksi tes tulis Bacakades beberapa waktu lalu.
Mereka mengaku kecewa dan merasa dilecehkan, dengan sikap perwakilan Pemkab Banyuwangi yang menanyakan proses seleksi tersebut. “Barusan kita temui, jawabannya sangat tidak mengenakkan. Masak kami minta hasil uji tes tidak ada. Malah kita diminta untuk meminta di Unej Jember. Pemerintah macam apa ini?,” Ungkap Bacakades asal Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Yuyuk Mujiwati, Senin (2/9/2019).
Mujiwati sempat melampiaskan kekecewaannya dengan beberapa kali membanting tas miliknya. Dia mengamuk, lantaran ada beberapa yang menyebut hasil tes hilang. “Ini dokumen negara, kok dikasihkan ke pihak lain. Ini Banyuwangi bukan Pemerintah Jember,” katanya.
Ketua Tim Desk Pilkades Kabupaten Banyuwangi, Abdul Azis Hamidi, menjelaskan, kedatangan mereka hanya menanyakan mengenai lembar jawaban hasil uji tes tulis. Namun, pihaknya tidak memiliki apa yang mereka minta. “Karena kami tidak mempunyai apa yang diminta, monggo silakan menyampaikan secara tertulis akan kita sampaikan. Kalau hasil tes tulisnya sama dengan yang ada di desa. Tapi kalau lembar jawabannya ini yang kita tidak punya,” jelasnya.
Aziz meminta Bacakades yang tidak puas dengan hasil tes tulis agar berkirim surat secara resmi kepada Tim Desk Pilkades, sehingga apa yang mereka pinta bisa dimintakan kepada tim independent. “Pasti difasilitasi, akan kita sampaikan. Asalkan tertulis. Saya tidak bisa memastikan kapan (itu akan diberikan), karena berkaitan dengan pihak lain. Kalau kemarin tim independent dari Untag dan Unej,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Aziz juga mengklarifikasi nilai nol yang diperoleh Bacakades Petahana Kaligondo. Berdasarkan keterangan Tim Independent, nilai nol tersebut bukan karena lembar jawabannya hilang, akan tetapi memang tidak diisi oleh yang bersangkutan. “Yang nilainya 0 bukan jawabannya hilang. Tapi pada saat itu tidak ada jawabannya. Lembar Jawabannya tidak ada. Itu dari versi Tim Independent,” pungkasnya.