Sabang Bangun Rumah Sakit Untuk Lengkapi Fasilitas Pariwisata

Ilustrasi - Wisata Bawah Laut di Aceh/ dok CDN

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Sabang, Banda Aceh, membangun rumah sakit di kawasan Lhok Ige, Gampong Ujung Kareng, Kecamatan Sukajaya. Fasilitas tersebut akan menjadi pelengkap fasilitas pendukung kegiatan pariwisata di daerah tersebut.

“Kita melakukan pembangunan berkonsep kawasan. Jadi Sabang ini merupakan kawasan pariwisata nasional, maka untuk pembangunan pariwisata nasional itu harus lengkap dengan fasilitas, termasuk akses darat, laut, dan udara,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sabang, Faisal, Selasa (24/9/2019).

Pemerintah pusat disebutnya, ingin membangun Pulau Weh menjadi kawasan serupa Penang di Malaysia. Menjadi tempat orang bisa berwisata dan berobat. “Begitu juga yang ingin kita buat di Sabang ini. Makanya kenapa kita ingin membangun bandara internasional Sabang, kemudian membangun rumah sakit, ini berkonsep rumah sakit pariwisata,” jelasnya.

Rumah sakit di kawasan pariwisata Sabang, nantinya akan membangun jaringan dengan rumah sakit yang ada di Provinsi Bali. Layanannya akan lebih fokus pada terapi. “Konsep ini sudah ada di Indonesia, yaitu di Bali. Di situ juga dikoneksikan dengan hotel-hotel, jadi orang bisa menginap ketika berobat di rumah sakit,” katanya.

Faisal mengatakan Pemkot Sabang sudah menyiapkan empat dari lima hektare lahan yang dibutuhkan untuk membangun rumah sakit di Lhok Ige. Pembangunan rumah sakit itu, akan dilakukan dengan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN) atau bekerja sama dengan swasta. “Kita mengusahakan dapat sumber dana APBN. Dan sekarang kita juga sudah masuk dalam program kerja sama Aceh-India, dan mereka untuk tahap pertama mungkin lebih mengembangkan sumber daya manusia dulu, misalnya mengirim dokter kita ke India untuk belajar,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...