Makerland Festival Ajang Para ‘Maker’ Mencari Solusi

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Perkembangan teknologi saat ini, memberikan peluang bagi masyarakat umum untuk menciptakan sesuatu. Tapi, seringkali proses mencipta ini terhambat oleh berbagai kendala. Sehingga, dibutuhkan suatu wadah untuk mempertemukan berbagai disiplin ilmu, untuk mencari solusi atas kendala tersebut. 

Co Founder Makerland, Wan Zaleha Radzi, menyebutkan Makerland yang menjadi bagian dari Orbit Habibie Festival berupaya mempertemukan berbagai disiplin ilmu dalam suatu kegiatan bersama.

“Dengan adanya Makerland, ini kami berusaha menjadi jembatan antara para maker,” kata Wan Zaleha, saat ditemui di The Habibie Center, Rabu (25/9/2019).

Untuk terlibat dalam kegiatan Makerland pada Orbit Habibie Festival pada Oktober 2019, Wan Zaleha menyebutkan, tidak ada persyaratan sama sekali.

Zero Qualification. Semua orang adalah maker. Bukan hasil sempurna yang kita cari. Yang kita pentingkan adalah proses yang membentuk pola pikir dari seseorang,” ujar Wan Zaleha.

Pada acara Makerland, ini Wan Zaleha menyebutkan para maker akan bertemu dan akan terbentuk komunikasi yang bisa menjadi solusi atas inovasi yang sedang dikerjakan.

“Ada engineer, arts, VR, AI. Jadi, semua disiplin ilmu akan bertemu di sini. Sehingga jika ada masalah dalam proyek kita, mungkin saja kita menemukan solusinya dari teman baru yang kita temui dalam acara Makerland ini,” ucapnya.

Proses kreasi inilah yang akan menciptakan literasi dan pola pikir suatu masyarakat yang berientasi pada inovasi.

“Kegagalan adalah suatu hal biasa dalam menciptakan sesuatu. Kegagalan ini akan menciptakan suatu pola pikir yang membangun,” ujar Wan Zaleha.

Hal lainnya yang akan menjadi tujuan Makerland adalah dampak sosial dari produk yang diciptakan, dengan keuntungan mudahnya akses informasi akan teknologi dan sains saat ini.

“Maker itu sebenarnya sudah ada sejak dahulu. Tapi, maker yang sekarang jauh lebih murah dibandingkan dahulu. Ada open source, informasi tak berbayar, tersedianya peralatan dalam harga yang lebih murah, bahkan yang dulu hanya untuk skala industri, sekarang sudah bisa didapatkan untuk kepentingan skala yang lebih kecil,” kata Wan Zaleha.

Dalam Orbit Habibie Festival, Wan Zaleha menyebutkan, para maker juga memiliki peluang untuk bertemu dengan para pelaku pembiayaan.

“Di Orbit Habibie Festival, akan ada Indonesia Fund yang memiliki akses pada investor. Jadi, bisa dipertemukan,” pungkasnya.

Lihat juga...