Mahasiswa ITN Ciptakan Aplikasi Pembelajaran Senjata Tradisional

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MALANG – Indonesia memiliki beragam kebudayaan salah satunya adalah senjata tradisional yang menjadi jati diri bangsa yang harus dilestarikan. Hanya saja belum banyak masyarakat khususnya generasi muda yang mengenal senjata-senjata tradisional tersebut.

Ayu Lutfi Novitasari, salah satu mahasiswi program studi informatika Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang membuat aplikasi  Introduction Traditional Weapon of Indonesia (I-PON) untuk memenuhi tugas skripsi sebagai calon sarjana.

Ayu menjelaskan, I-PON merupakan aplikasi pengenalan senjata tradisional Indonesia yang dibuat dengan tujuan sebagai salah satu sarana pendamping media pembelajaran sekaligus untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, khususnya yang terkait dengan senjata tradisional.

Menurutnya, selama ini media pembelajaran masih terbatas pada buku manual, dan e-book sehingga menyebabkan para siswa tidak maksimal dalam menyerap ilmu pengetahuan.

“Saat ini kita membutuhkan metode yang dapat menunjang minat belajar siswa sekaligus untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality melalui aplikasi I-PON,” jelasnya, Kamis (26/9/2019).

Dikatakan Ayu, Augmented Reality (AR) sendiri adalah teknologi yang dapat menggabungkan dunia maya dan nyata secata real time dan diproyeksikan menggunakan elektronik dengan memanfaatkan metode marker based tracking.

Marker sendiri adalah image target untuk mengenali objek dan informasi yang dapat memberikan gambaran bentuk asli senjata selayaknya alat peraga,” terangnya.

Tampilan aplikasi I-PON, Kamis (26/9/2019) – Foto: Agus Nurchaliq

Disebutkan Ayu, I-PON merupakan aplikasi berbasis Android dengan pilihan 2 bahasa yaitu Indonesia dan Inggris. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan guide book yang berisi deskripsi dari masing-masing senjata tradisional, peta letak geografis, dan marker.

Marker yang terdeteksi akan menampilkan objek senjata tradisional masing-masing daerah dilengkapi dengan informasi dalam bentuk audio,” sebutnya.

Cara pengaplikasiannya sendiri sebenarnya cukup mudah. Setelah menginstal aplikasi I-PON, buka aplikasi dan pilih bahasa yang ingin digunakan. Arahkan scan marker pada katalog yang berisi gambar senjata melalui kamera smartphone. Pastikan kamera mendapatkan cahaya yang cukup.

“Selanjutnya tekan tombol narasi untuk mendengarkan penjelasan mengenai senjata tradisional dari setiap daerah,” sebutnya.

Ke depan, diharapkan aplikasi I-PON dapat digunakan sebagai media pembelajaran bagi para siswa dan pelestarian kebudayaan bangsa khususnya senjata tradisonal Indonesia.

Lihat juga...