Kabut Asap Dirasakan Pekat, Dinas Kesehatan Balikpapan Bagi Ratusan Ribu Masker

Editor: Mahadeva

BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota Balikpapan bersiaga dengan kabut asap yang telah dirasakan selama sepekan terakhir. Sebanyak 124.350 lembar masker, disiapkan jika Balikpapan ditetapkan sebagai keadaan luar biasa (KLB) ISPA.

Berdasarkan informasi yang diperoleh saat ini, kualitas udara di Balikpapan dalam kategori sedang atau berstatus waspada. Dengan demikian, pemerintah bersiaga untuk mengantisipasi segala dampak yang mungkin terjadi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty – Foto Ferry Cahyanti

“Ada 111 ribu, jika kita dijadikan KLB ISPA, maka kita punya buffer stok masker dan obat-obatan. Sekarang ini lebih diupayakan pada promosi preventif di masyarakat, agar menghindari aktivitas di luar rumah,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, Rabu (18/9/2019).

Langkah preventif mencegah dampak kabut asap dilakukan semua pihak, termasuk Puskesmas yang bergerak secara langsung ke masyarakat. Hingga kini, belum ada laporan penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat kabut asap. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, penyakit ISPA di 2018 dan 2019 pada September ini justru terjadi penurunan 52,17 persen.

Pada 1 hingga 15 September 2019, Puskesmas Sepinggan Baru baru menangani 303 kasus ISPA. Jumlahnya menjadi kasus tertinggi yang terjadi di Balikpapan. Sedangkan di 2018, ada 865 kasus infeksi ISPA. Disusul kemudian di Puskesmas Karang Joang yang hingga September 2019 ini ada 87 kasus. Kemudian Puskesmas Baru Ulu di 2019 ini dengan 123 kasus.

Lihat juga...