Disdik Sleman Apresiasi Damandiri Tingkatkan Kualitas Pengajar PAUD

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Damandiri, yang tak henti berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya dengan meningkatkan kemampuan SDM pengajar PAUD di Desa Tamanmartani, melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Sri Wantini, mengakui masih terbatasnya penyelenggaraan pelatihan pengajar PAUD yang digelar pemerintah saat ini. Sehingga, dibutuhkan keterlibatan dari pihak lain untuk menggelar pelatihan-pelatihan dan meningkatkan kualitas SDM guru-guru PAUD.

“Saya memberi apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Karena dengan banyaknya guru PAUD yang ada, pemerintah tidak mungkin menyelenggarakan pelatihan-pelatihan bagi seluruh guru dalam waktu yang singkat. Sehingga dibutuhkan keterlibatan dari pihak lain,” ujarnya, saat menghadiri pembukaan acara Pelatihan Bagi Guru-guru PAUD se-Desa Tamanmartani, yang digelar Yayasan Damandiri melalui Koperasi Tamanmartani Sejahtera, Rabu (25/9/2019).

Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Sri Wantini, saat ditemui usai pembukaan Pelatihan Guru-guru PAUD se-Desa Tamanmartani, yang digelar Yayasan Damandiri melalui Koperasi Tamanmartani Sejahtera, di Balai Desa Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, Rabu (25/9/2019).  –Foto: Jatmika H Kusmargana

Wantini menilai, pelatihan atau diklat semacam ini sangat diperlukan untuk meng-update pengetahuan guru-guru PAUD agar mampu menjadi guru yang profesional. Terlebih, guru PAUD merupakan ujung tombak pembangunan SDM unggul, khususnya di usia dini.

“Guru-guru PAUD harus membuka diri untuk senantiasa menambah pengetahuan, tidak terbatas pada pelatihan-pelatihan yang digelar dinas saja. Tapi, juga oleh pihak lain. Memang, pelatihan dari dinas rutin diselenggarakan setiap tahun. Namun, belum bisa menjangkau semua guru PAUD yang ada,” ungkapnya.

Pengetahuan para guru PAUD dikatakan harus selalu di-update agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi peserta didik. Terlebih di era digital seperti saat ini, para pendidik atau guru PAUD harus mampu mengikuti perkembangan yang ada. Hal itu dibutuhkan, agar pendidik bisa memberikan bekal pada anak didik sehingga mereka bisa survive di masa yang akan datang.

“Untuk membentuk generasi yang berkarakter, kreatif, memiliki kompetensi, memiliki kemampuan bekerja sama atau berkolaborasi, diperlukan komunitas atau ekosistem yang memberikan dukungan bagi anak-anak untuk anak tumbuh. Yakni, ekosistem yang menyenangkan. Itulah tugas para guru-guru PAUD,” pungkasnya.

Lihat juga...