Dinas Siap Bangun Jejaring Kembangkan UMKM di Pessel

Editor: Koko Triarko

PESISIR SELATAN – Dinas Koperasi  UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pesisir Selatan, siap membangun jejaring, guna memperluas jaringan pasar produk UMKM setempat.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian, Pesisir Selatan, Azral, mengatakan, agar UMKM di daerahnya tetap bertahan dan hingga mampu berkembang, perlu dilakukan jejaring produk. Dengan cara tersebut, produk UMKM dapat terdistribusi dengan baik serta harganya juga dapat bersaing.

Menurutnya, untuk mewujudkan hal tersebut pihaknya akan secara khusus mengemas sebuah kegiatan, yang akan mempertemukan pelaku UMKM dengan calon jejaringnya. Yakni, pengusaha, pemodal dan pihak terkait lainnya.

“Jadi, melalui pertemuan itu mereka dapat bersinergi ke depannya. Pada 2018, kami telah melakukan hal itu, namun belum maksimal sehingga hanya berdampak kepada beberapa pelaku UMKM saja. Kegiatan itu dilaksanakan dengan menghadirkan pengusaha sebagai narasumber pada sebuah seminar, dan dari sana terjalin sinergi antara pengusaha dengan beberapa pelaku UMKM,” katanya, Selasa (10/9/2019).

Bahkan, lanjutnya, sinergi itu berlanjut hingga saat ini dan berdampak positif terhadap pengembangan UMKM. Hal ini karena dampaknya cukup positif.

Dari upaya yang sudah dilakukan pada 2018, ternayata ada yang berlanjut hingga saat ini. Sehingga memberikan dampak yang positif terhadap pengembangan UMKM.

Dia menjelaskan, bahwa pada 2017 UMKM di daerah itu tercatat sebanyak 5.770 unit. Terdiri dari usaha mikro 3.504 unit, kecil 2.160 dan usaha menengah 106 unit. Dibanding dua tahun lalu, saat ini jumlahnya mengalami peningkatan yang cukup besar.

“Jumlah UMKM telah mencapai 6.800 unit hingga awal Januari 2019. Tapi, angka ini masih terus kita mutakhirkan sampai sekarang,” sebutnya.

Saat ini, pertumbuhan usaha kreatif di daerah tersebut menunjukkan tren yang positif dari waktu ke waktu. Hal ini terlihat pada sejumlah tempat penjualan usaha yang tersebar hampir merata di daerah Kabupaten Pesisir Selatan.

Pembina Ekonomi Kreatif Pesisir Selatan, Lisda Rawdha, mengungkapkan, melihat tren positif pertumbuhkan ekonomi kreatif masyarakat, maka pemerintah harus mendorong pengembangannya. Hal ini karena usaha kreatif dinilai dapat membawa dampak ekonomi yang baik bagi masyarakat.

“Di Pesisir Selatan memiliki banyak potensi yang bisa dikelola menjadi ekonomi kreatif yang bernilai ekonomi tinggi. Saya rasa melihat hal ini, pemerintah optimis ekonomi kreatif akan terus berkembang, untuk para pelaku usaha kreatif perlu selalu didukung,” katanya.

Ia menyebutkan, ekonomi kreatif bisa menjadi akselerator atau pemercepat aktivitas ekonomi yang sudah ada. Artinya sangat jelas, pelaku, pekerja, hingga konsumennya turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Apalagi dengan tumbuh dengan positifnya suatu usaha kreatif, maka secara tidak langsung telah menciptakan lapangan kerja.

“Tentunya Pemkab Pesisir Selatan mengapresiasi dan berterima kasih kepada para pelaku ekonomi kreatif. Dengan beragam produk, mereka memberikan sentuhan inovasi kreasi dan teknologi, sehingga mendongkrak nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.

Ditambahkannya, kontribusi ekonomi kreatif pada perekonomian makin nyata. Nilai tambah yang dihasilkan ekonomi kreatif juga meningkat setiap tahun. Setidaknya, ada beberapa ekonomi kreatif Pesisir Selatan yang sering diikutsertakan pada pameran, mulai pameran daerah, nasional, hingga internasional.

Menurutnya, dengan adanya keikutsertaan Kabupaten Pesisir Selatan, bisa menjadi momentum untuk mempromosikan produk usaha setempat serta pariwisata yang ada. Makin banyak dikenal, tentu saja akan juga berdampak positif pada masyarakatnya.

Terkait pemasaran, Lisda mengatakan, bisa dilakukan dengan berbagai cara, selain memanfaatkan keberadaan tekonologi informasi, promosi juga perlu dilakukan di berbagai kesempatan.

Lihat juga...