Damandiri Gelar Pelatihan Guru PAUD se-Desa Tamanmartani

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Yayasan Damandiri secara konsisten terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, melalui berbagai kegiatan pemberdayaan, salah satunya melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari. Tak hanya di bidang ekonomi, kegiatan pemberdayaan juga dilakukan di bidang pendidikan. 

Setelah memberikan bantuan beasiswa bagi puluhan siswa PAUD di Desa Cerdas Mandiri Lestari Tamanmartani, kali ini Yayasan Damandiri kembali melakukan peningkatan kualitas SDM dengan menggelar acara Pelatihan Bagi Guru-Guru PAUD se-Desa Tamanmartani, di Aula Balai Desa setempat, Rabu (25/9/2019).

Bekerja sama dengan Universitas Trilogi Jakarta, Dinas Pendidikan Sleman, hingga Dinas Koperasi dan UKM Sleman, kegiatan Pelatihan Bagi Guru-Guru PAUD ini digelar selama delapan hari, diikuti sekitar 50 pendidik PAUD dan TK se Tamanmartani. Materi pelatihan di antaranya pola asuh anak berdasarkan kearifan lokal.

Manajer Umum Koperasi Tamanmartani Sejahtera, Maimunah, mengatakan, pelatihan ini digelar sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas SDM pendidik PAUD di Desa Cerdas Mandiri Lestari Tamanmartani. Yakni, dalam membentuk anak-anak maupun generasi muda desa Tamanmartani yang berkarakter.

“Sesuai program pemerintah, pendidikan karakter harus mulai ditanamkan pada anak sejak dini. Apalagi, menghadapi era revolusi industri 4.0 yang serba digital seperti saat ini. Kadang, orang tua tidak bisa mengontrol anak mereka. Sehingga pendidikan karakter seorang anak sangat penting,” katanya, di sela acara.

Berdasarkan data, di Desa Cerdas Mandiri Lestari Tamanmartani saat ini terdapat 17 TK dan PAUD, baik formal maupun nonformal, dengan total 75 pendidik.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan usia dini tersebut, Koperasi Tamanmartani Sejahtera selama ini rutin memberikan bantuan kepada PAUD dan TK. Bantuan diberikan dalam bentuk Alat Peraga Edukasi (APE).

“Koperasi di Desa Cerdas Mandiri Lestari tidak hanya bergerak di bidang ekonomi saja. Tapi juga aktif melakukan pemberdayaan di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Misalnya, kita rutin memberikan dana SHU Koperasi untuk PAUD dalam bentuk APE. Nilainya mencapai Rp5 juta per PAUD. Ini sudah kita lakukan sejak 2015, dan kita fokuskan untuk PAUD yang tumbuh dari masyarakat,” ungkapnya.

Lihat juga...