Tim Nasional Indonesia Tunggu Keputusan IOAA 2019
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
JAKARTA – Memasuki tahap akhir Olimpiade Internasional Astronomi dan Astrofisika (IOAA) 2019, para Team Leader memasuki tahap moderasi. Yang nantinya akan menghasilkan keputusan tim mana yang berhak membawa pulang medali sebagai hasil kerja keras mereka pada Jumat malam waktu Hungaria.
Salah satu Team Leader Indonesia, Dr. rer. nat. Mochamad Ikbal Arifyanto, menceritakan bahwa lima peserta yang didampinginya sudah melewati proses panjang untuk menjadi tim utusan nasional ke Hungaria.
“Proses panjang telah dilalui kelima siswa yang mewakili Indonesia ke 13th IOAA 2019 ini. Diawali dari Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2018 yang berlangsung di Padang pada tahun 2018,” kata Ikbal saat dihubungi, Jumat (9/8/2019).
Setelah melewati tahap OSN, para siswa mengikuti rangkaian pembinaan khusus oleh Tim Pembina Olimpiade Astronomi (TPOA) yang diadakan di Bandung.

“Pembinaan dibagi menjadi tiga tahap, yang diikuti dengan penetapan Tim Nasional pada Juni 2019,” ujar Ikbal.
Yang terpilih, menurutnya, mengikuti pembinaan khusus di Bandung dan Planetarium Jakarta.
“Harapannya pembinaan yang sudah dilakukan bisa memberikan prestasi tertinggi di ajang 13th IOAA 2019,” kata Ikbal.
Sesuai jadwal IOAA, setiap tim peserta melewati empat ronde. Yaitu Analisis Data pada 4 Agustus 2019, Ronde Teori pada 6 Agustus 2019 dan Kompetisi Tim pada 7 Agustus 2019.
“Ronde pengamatan terbagi menjadi tiga lomba, yaitu observasi malam yang dilaksanakan pada 4 Agustus, observasi siang dan kompetisi planetarium yang dilaksanakan pada 7 Agustus lalu,” papar Ikbal.
Penyelenggaraan 13th IOAA 2019 ini diikuti 54 tim yang berasal dari 47 negara. Berlangsung di Kota Keszthely, yang berjarak sekitar 160 km dari Ibukota Hungaria, Budapest.
“Kami sebagai tim leader berfungsi untuk menilai hasil pekerjaan siswa sendiri. Untuk dibandingkan dengan hasil penilaian juri,” kata Ikbal.
Periode moderator, yaitu saat bertemunya tim juri dan tim leader untuk membahas hasil penilaian berlangsung pada Kamis (8/8) pukul 14.00 waktu Hungaria atau pukul 19.00 WIB.
“Moderasi ini merupakan peluang untuk meningkatkan nilai siswa dengan mempertimbangkan semua hasil kerja siswa,” pungkas Ikbal.