Sampah Tutupi Alur Kali Jambe Sampai Kalimalang
Editor: Mahadeva
BEKASI – Kali Jambe, di Jalan Kerinci, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, tepatnya di belakang Jatimulya Regency hampir, kondisinya tertutup sampah.
Permukaan kali, yang memiliki lebar sepuluh meter itu, saat ini dipenuhi sampah. Kondisi tersebut telah terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Tumpukan sampah terlihat memanjang sampai mendekati Kalimalang, tepatnya di belakang rest area km 19 Tol Jakarta-Cikampek.
Mayoritas sampah yang menutupi Kali Jambe adalah sampah plastik, botol minum kemasan, serta boks styrofoam. Sampah tersebut sudah mengendap menjadi sedimen. Di atas tumpukan sampah mulai ditumbuhi rumput dan ilalang setinggi lutut orang dewasa.
Menanggapi hal tersebut, Charles Mardianus, Lurah Jatimulya, mengaku sudah mengetahui kondisi tersebut. Hal itu diklaimnya sudah dikoordinasikan dengan Kecamatan Tambun selatan dan juga Dinas Lingkungan Hidup Bekasi dalam hal ini, melalui UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Kebersihan. “Saya juga sudah koordinasi dengan desa yang ada disekitaran kali Jambe seperti, Desa Lambangsari dan Setiadarma,” kata Charles, Rabu (28/8/2019).
Charles mengklaim, sudah menyiagakan perangkat kelurahan termasuk RT dan RW, untuk bersiap jika sewaktu-waktu diperlukan untuk membersihkan kali Jambe. Sementara untuk warga, diharapkannya untuk menjaga kebersihan dan termasuk tidak lagi membuang sampah di kali. “Apalagi sebentar lagi masuk musim hujan,” ucapnya.

Camat Tambun Selatan, Iman S, kepada Cendana News, mengakui sudah mendapat laporan dari kelurahan Jatimulya dan warga setempat. Namun, terkait upaya pembersihan sampah Kali Jambe, disebutnya masih dalam tahap koordinasi. “Itu kan tumpukan sampahnya, cukup tebal nggak bisa dikerjakan oleh lima orang. Harus menggunakan alat berat,” ujar Iman, yang mengaku sudah meminta lurah mengawal surat pengaduan warga di tingkat Kabupaten.
Namun demikian ditegaskannya, belum ada informasi kapan sampah yang menutup Kali Jambe tersebut akan dibersihkan. Dia berharap Kali Jambe bisa segera dibersihkan sebelum memasuki musim hujan. “Harapannya, segera dibersihkan sebelum masuk musim hujan. Sehingga kondisi kali Jambe bisa lebih normal kedalamannya nanti,” tandas Iman.
Dari perhitungannya, selain memerlukan alat berat, proses pembersihan Kali Jambe juga memerlukan banyak tenaga. Diharapkan jajaran RT dan RW di lingkungan Kali Jambe bisa turut serta menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Sehingga, setiap tahun memasuki musim kering tumpukan sampah terlihat memenuhi Kali Jambe.