Tim FKH UB Periksa Hewan Kurban di Berbagai Daerah
Editor: Mahadeva
MALANG – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) menyiapkan tim pemeriksa hewan kurban. Tim tersebut akan di terjunkan di berbagai daerah di Jawa Timur.

Kegiatan tersebut, menjadi salah satu tindak lanjut kerjasama FKH UB dengan Dinas Perternakan di kabupaten kota se-Jawa Timur. Dekan FKH UB, Dr. Ir. Sudarminto Setyo Yuwono, M.App. Sc, menyebut, FKH UB setiap tahun menerjunkan tim untuk membantu masyarakat memeriksa kesehatan hewan kurban.
Pemeriksaan dilakukan untuk menjamin kelayakan dan kesehatan hewan kurban. Sehingga masyarakat mendapatkan daging kurban yang berkualitas, yakni daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
“Di 5 Agustus nanti, kami akan membekali tim dengan pelatihan-pelatihan, termasuk cara menyembelih hewan kurban,” ujar Sudarminto, dalam Sarasehan Sinkronisasi Peran dan Penguatan Kerjasama Antara Dinas yang Menaungi Fungsi Kesehatan Hewan dengan FKH UB, Rabu (31/7/2019).
Upaya pemeriksaan akan melibatkan sekira 350 orang, yang terdiri dari mahasiswa dan juga dokter hewan. Setiap tahun, FKH UB mendapatkan permintaan dari berbagai daerah, untuk mendatangkan tim pemeriksa hewan kurban.
Setidaknya terdapat 300 titik pemotongan hewan kurban yang membutuhkan bantuan dari tim FKH UB. Tim diterjunkan sehari sebelum Iduladha. “Tidak hanya dari Malang Raya saja, permintaan juga datang dari Mojokerto, Kediri dan Sidoarjo,” sebutnya.
Sudarminto menyebut, kerjasama FKH UB dengan dinas peternakan yang ada di Jawa Timur, tidak hanya sebatas menyediakan tim pemeriksa hewan kurban. Tetapi juga pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah-daerah melalui pelaksanaan pelatihan-pelatihan.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Drh. Juliani Poliswari, MM., menyatakan, kerjasama dinas peternakan dengan FKH UB, sudah terjalin cukup lama. “Kerja sama kami dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan FKH UB sudah cukup lama dalam bentuk penelitian, pelatihan maupun mahasiswa magang,” ujarnya.