PADANG — Kondisi Tabungan dan Kredit Pundi Sejahtera (Tabur Puja), yang merupakan unit usaha di Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami) Padang, Sumatera Barat, hingga semester I 2019 terbilang stabil.

Manager Tabur Puja Padang, Margono Okta mengatakan, kondisi seperti ini sebenarnya lebih baik, jika melihat pada kondisi tahun-tahun sebelumnya. Semester I belum ada pencatatan pembukuan soal kondisi tunggakan yang parah.
“Tahun ini sepertinya akan lebih baik dari tahun sebelumnya, setelah melihat kondisi Tabur Puja di semester I ini. Dimana setelah dihitung per putaran uang dipinjamkan ke masing-masing Posdaya (Pos Pemerdayaan Keluarga) sebanyak Rp15 juta per pekannya, belum terjadi tunggakan kredit,” katanya, Kamis (11/07/2019).
Ia menyebutkan untuk masalah kredit macet, sebenarnya sempat terjadi di momen usai lebaran. Kondisi keuangan yang mendapatkan pinjaman dari Tabungan dan Kredit Pundi Sejahtera (Tabur Puja) menipis.
“Hal itu terjadi sewaktu usai lebaran lalu. Tapi sekarang kondisi seperti itu telah selesai, dan tidak ada lagi tunggakan kredit hingga penghujung semester I ini,” ujarnya.
Ia berharap betul momen 2019 adalah momen yang bisa memperbaiki kondisi keuangan. Setidakny bisa membawa kabar baik yakni menyelesaikan minus Sisa Hasil Usaha (SHU) yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun-tahun sebelumnya itu SHU kita bisa minus ratusan juta, sekarang berangsur, dari minus Rp70 juta lebih, dan sampailah di tahun 2018 kemarin minus Rp30 juta lebih. Di tahun 2019 ini semoga SHU minus itu nol atau malah bisa ada nilai uang yang terdapat di SHU KSU Derami,” ungkapnya.
Menurutnya saat ini sistem yang diterapkan Tabur Puja dalam menekankan kredit macet itu, dengan menutup sejumlah Posdaya yang nilai mengalami persoalan kredit macet yang parah. Setelah itu juga turut melakukan pembentukan Posdaya baru di daerah-daerah yang selama ini belum dijangkau.
Sementara itu Ketua KSU Derami Padang, Sayu Putu Ratniati mengatakan persoalan yang masih terjadi di tahun 2018 lalu itu, merupakan masa transisi dari masa jabatan Manager Tabur Puja yang lama, dengan Manager Tabur Puja yang baru sekarang.
“Jadi di tahun 2019 ini memang sebuah momen terbaik di KSU Derami yang kita harapkan. Minimalnya itu SHU minus bisa diselesaikan. Sehingga dengan demikian di lain waktu, kita bisa meningkatkan keuangan,” sebutnya.