PKK Pusat: Lomba IVA Test Momen Edukasi Kesehatan
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
PADANG – Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, satu-satunya kecamatan yang berhasil mewakili Kota Padang untuk membawa Provinsi Sumatera Barat dalam penilaian Inspeksi Visual Asetat (IVA) Test Tingkat Nasional Tahun 2019.
Tim penilai dari Pokja IV PKK pusat menyambangi Kota Padang guna melakukan penilaian langsung.
Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Pokja IV PKK Pusat, Rahmawati Amanullah, itu disambut Wakil Wali Kota Padang di Palanta kediaman resmi Wali Kota Padang.
Rahmawati Amanullah mengatakan, kegiatan lomba dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yang diselenggarakan setiap tahun tersebut, menuai respons positif dari masyarakat.
“Sama-sama kita lihat, kini dari peningkatan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik, telah membawa nilai positif dalam pengembangan pemberdayaan masyarakat,” katanya, Selasa (2/7/2019).
Untuk itu, ia berharap daerah yang terpilih mengikuti lomba tingkat nasional, dapat dijaga kesinambungannya.
“Biasanya, lokasi pemenang HKG PKK akan menjadi sasaran studi banding bagi daerah lain. Keterbukaan dan saling belajar seperti ini yang menjadi prinsip dasar pemberdayaan keluarga,” ujar Rahmawati.
Ia menjelaskan, tujuan lomba IVA Test bukan semata untuk meraih juara. Namun yang lebih penting adalah sebagai wadah edukasi kepada masyarakat dalam upaya penanggulangan penyakit kanker serviks.
“Ini adalah momentum agar masyarakat sadar tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks. Terpilihnya Kota Padang sebagai wakil Sumatera Barat tentunya diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Rahmawati.
Menurutnya, dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, 10 program PKK di Kota Padang dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. Hasil penilaian tim verifikasi lomba IVA Test nantinya juga akan menjadi bahan evaluasi perbaikan kinerja PKK di wilayahnya.
“Dalam lomba IVA Test ini PKK Pusat menggunakan indikator yang sudah baku. Ada beberapa indikator yang dinilai dari dukungan kebijakan baik dari pemerintah maupun dari tim penggerak PKK mulai dari provinsi, kota hingga kecamatan untuk selalu bersinergi. Seperti dalam mendukung kegiatan IVA Test, lalu pendanaan dan peran serta masyarakat yang mendukung peran serta IVA Test,” jelasnya.
Rahmawati menyebutkan kegiatan perlombaan tersebut dilaksanakan dalam rangka perayaan Hari HKG PKK Nasional ke-47 yang nantinya akan dipusatkan di Kota Padang sendiri.
Perlombaan yang diselenggarakan tersebut, juga diharapkan dapat membawa nilai-nilai positif terhadap capaian sasaran program pemberdayaan keluarga dan pemberdayaan masyarakat secara keseluruhan.
“Kalau itu terwujud, maka akan menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat khususnya perempuan berusia 30-50 dalam menjaga kesehatan khususnya untuk melakukan IVA Test,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa, mengatakan, kegiatan IVA Test merupakan sinergitas Pemerintah Kota Padang bersama PKK Kota Padang Pokja IV, dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, agar peduli terhadap kesehatan wanita berusia 30-50 tahun untuk melakukan IVA Test di Puskesmas terdekat.
Hendri menyarankan kepada kaum ibu dan pasangan usia subur di Kota Padang untuk menganggap penting melakukan IVA Test, karena dapat dijadikan sebagai upaya deteksi dini mencegah terkena kanker serviks.
“Kita tentu sangat mengapresiasi Kecamatan Padang Barat yang mewakili Padang dan membawa Sumatera Barat ke tingkat nasional dalam ajang penilaian tersebut. Karena yang terpenting bagi kita di Padang adalah, bagaimana meningkatkan animo masyarakat agar melakukan IVA Test sehingga terbebas dari kanker serviks yang harus kita ketahui sebelum terlambat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Padang, Harneli, pada kesempatan itu, juga mengatakan, untuk mendukung terwujudnya kemandirian masyarakat dalam pemeriksaan IVA Test, pihaknya juga telah melakukan beberapa inovasi.
Di antaranya, melibatkan dunia usaha untuk memberikan leaflet, banner dan spanduk tentang pentingnya IVA test, lalu memberikan reward kepada kader IVA Test yang capaian warganya melakukan IVA Test terbanyak.
Sebut saja dalam memperluas ajakan untuk IVA Test bagi kaum ibu, juga diterapkan metode MLM. Artinya setiap kaum ibu yang sudah memeriksa IVA harus membawa dan mengajak ibu-ibu yang lain untuk tes IVA sebanyak 2 orang minimal.
Selanjutnya menyediakan kantong IVA di setiap kantor lurah untuk memudahkan pendataan ibu-ibu yang sudah periksa IVA.
“Alhamdulillah, dengan inovasi tersebut, terbukti animo masyarakat terutama kaum ibu untuk datang ke Puskesmas semakin tinggi,” jelasnya.
Dalam penilaian tersebut di hadapan tim penilai, Ketua TP PKK Kecamatan Padang Barat, Damsiar Eri Sendjaya, memaparkan ekpos terkait seluruh rangkaian kegiatan pelaksanaan, sosialisasi dan penilaian IVA Test yang diikuti Kecamatan Padang Barat sampai ke tingkat nasional.
“Kami tentu telah mempersiapkan perlombaan ini sebaik mungkin jauh-jauh hari. Kini dengan terpilihnya Padang Barat menuju tingkat provinsi, suatu kebanggaan dan motivasi, agar lebih baik lagi ke depan,” ungkapnya.