ORBIT Wadahi Desainer Malang Bersaing di Pasar Global
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
MALANG – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mensosialisasikan program ORBIT 2019 di kota Malang guna mewadahi para desainer agar mampu mengembangkan kemampuannya dalam menciptakan produk dan bisnis.
Kasubdit Edukasi Sub Sektor Ekraf, Bekraf, Toar Mangaribi, mengatakan, Malang memiliki potensi yang sangat kuat terhadap sembilan sub sektor desain ORBIT yakni arsitektur, desain interior, desain fashion, desain komunikasi visual, desain tata cahaya, desain produk, desain tekstil, kriya dan lanskap.

Potensi di kota Malang juga tidak kalah dengan Bandung dan Yogyakarta.
“Malang merupakan kota kreatif yang tumbuh begitu kuat. Bekraf hadir di sini karena melihat potensi tersebut. Bekraf sebagai lembaga pemerintah akan memfasilitasi para desainer berbakat di kota Malang agar bisa tumbuh dan berkembang untuk menjadi desainer yang bisa ke mancanegara,” ujarnya saat mensosialisasikan ORBIT di DiLo, Malang, Minggu (21/7/2019).
Menurut Toar, ORBIT pada dasarnya bukanlah perlombaan karena prinsipnya adalah memberikan reward kepada desainer bertalenta sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem desain di Indonesia.
Berbagai fasilitas akan diberikan Bekraf bagi desainer yang terpilih dalam program ORBIT, diantaranya, sertifikat penghargaan, fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI), pendampingan dan pelatihan berkelanjutan, publikasi dan kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan Bekraf serta magang di dalam maupun luar negeri, dan studi banding internasional.
“Berbagai fasilitas tersebut diberikan guna mempercepat para desainer lndonesia yang bertalenta untuk masuk ke pentas persaingan di pasar internasional. Jadi selain mampu menciptakan produk yang berkualitas, para desainer juga harus bisa melihat peluang pasar agar mereka bisa besaing di pasar internasional,” tandasnya.
Disampaikan Toar, melalui program ORBIT tersebut, Bekraf telah berhasil mencetak 20 desainer terpilih di tahun 2017, dan 15 desainer terpilih di tahun 2018. Sedangkan pada program ORBIT 2019 kali ini akan dipilih 15 desainer.
Bagi desainer yang berminat mengikuti ORBIT, terlebih dahulu harus mendaftarkan diri melalui platform BlSMA (bisma.bekraf.go.id).
Setelah itu, baru bisa mengirimkan karya dan persyaratan lainnya melalui website http://orbit.bekraf.go.id paling lambat tanggal 22 September 2019.
“Melalui program ORBIT ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan desainer lndonesia dalam penciptaan produk dan bisnis, baik skala nasional maupun internasional. Setelah dari Malang, sosialisasi ORBIT juga akan diselenggarakan di Semarang dan Jakarta,” pungkasnya.