Dikbud Malut Data Sekolah Rusak Akibat Gempa di Halsel

TERNATE – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku utara (Malut), akan menggandeng Dinas PU dan PR dengan membentuk tim untuk mendata sekolah, khususnya di Kabupaten Halmahera selatan (Halsel) yang rusak akibat gempa magnitudo 7,2.

Kepala Dinas Dikbud Malut, Imran Yakub, membenarkan hampir sebagian SMA di Halsel yang terdampak gempa mengalami kerusakan retak dinding.

“Akan dibentuk tim bersama-sama melibatkan Dinas Pekerjaan Umum untuk mengecek dan menghitung angka kerugian dari kerusakan itu. Kemudian kita ajukan ke APBD tahun depan,” katanya, Selasa (23/7/2019).

Di Gane, rata-rata mengalami kerusakan retak dinding dan paling parah di SMA Negeri 19 dan dua SMA lainnya yang dianggap sedikit rusak berat.

“Kita bentuk tim bersama Dinas PU, karena Dinas Pendidikan tidak bisa menghitung angka kerugian dan akan perbaiki,” ujarnya.

Sementara, gedung SMA 19 Gane Luar yang sampai saat ini dipergunakan untuk penampungan pengungsi, tidak mempengaruhi proses belajar mengajar, apalagi sekolah masih dalam tahap penerimaan siswa baru, sehingga proses belajar mengajar belum berjalan normal.

Imran mengakui belum sampai pada tingkat mengadakan sekolah alam, lantaran rata-rata hanya mengalami retak dinding atau rusak ringan dan hanya beberapa tempat yang dianggap rusak berat. (Ant)

Lihat juga...