Menjelang Lebaran, Perajin Sari Kelapa Kebanjiran Pesanan

Sari kelapa merupakan manisan oleh-oleh khas Cianjur, Jawa Barat, tingkat pesanan manisan yang dibuat dari air kelapa tersebut meningkat tajam hingga keluar pulau seperti kalimantan dan sumatra - Foto Ant

CIANJUR – Perajin manisan sari kelapa di Cianjur, Jawa Barat, kebanjiran pesanan. Menjelang Idul Fitri 1440 Hijriyah, pesanan yang datang tidak hanya dalam kota tetapi juga hingga luar Jawa.

Perajin manisan sari kelapa di Jalan Pramuka, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, mencatat tingkat penjualan manisan selama puasa mencapai 20 persen. Sementara menjelang lebaran meningkat hingga 50 persen.

Agus Pemilik rumah produksi sekaligus toko oleh-oleh khas Cianjur, mengatakan, penjualan sari kelapa dari hari pertama Ramadan hingga menjelang Lebaran terus meningkat. Terutama pesanan dari luar kota. Sementara, sulitnya mendapatkan pasokan bahan baku kelapa, menyebabkan produksi tersendat. “Selama puasa pemesanan terus meningkat hingga satu pekan menjelang Lebaran, namun produksi tidak dapat ditingkatkan karena kami kesulitan mendapat bahan baku,” katanya.

Bahan baku utama pembuatan manisan sari kelapa berasal dari air kelapa, sedangkan selama puasa, pemakaian kelapa oleh warga cukup tinggi. Dampaknya, perajin kesulitan mendapatkan pasokan kelapa.

Dalam satu hari, pabrik miliknya dapat memproduksi 500 kilogram air kelapa. Proses pembuatan dimulai dari pukul 6 pagi hingga 3 sore. Hasil produksi dalam satu hari, langsung dikirim ke pemesan atau pelanggan yang datang langsung ke pabrik. “Kalau dibandingkan dengan Ramadan tahun lalu, tingkat penjualan masih sama dengan Ramadan tahun ini, satu hari total produksi sebanyak 500 kilogram langsung habis diburu penjual lokal,” katanya.

Menjelang lebaran, pesanan dari luar pulau seperti Sumatera dan Kalimantan meningkat tajam. Hal it membuatnya harus melibatkan perajin lain untuk menutupi pesanan yang sudah harus terkirim sebelum lebaran. “Selama puasa hingga Lebaran pesanan lebih meningkat terutama dari Jabotabek dan luar pulau. Untuk memenuhi pesanan, kami libatkan pengrajin lain di Cianjur,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...