Dirut: Hingga H+4 Lebaran, Angkutan KA ‘Zero Accident’

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Angkutan Lebaran tahun ini terbilang lancar dan aman. Hingga H+4 Lebaran, PT Kereta Api Indonesia (KAI) bahkan mengklaim zero accident. Hal tersebut karena persiapan jalur KA sudah dilakukan jauh-jauh hari.

Direktur PT KAI, Edi Sukmoro, dalam pantauan ke Stasiun Purwokerto, mengatakan, ia berharap angkutan Lebaran akan berlangsung lancar dan aman hingga selesai pada H+10 mendatang.

“Angka kecelakaan di jalur KA, sampai saat ini masih zero accident, semoga bisa terjaga hingga usai angkutan Lebaran,” jelasnya, Senin (10/6/2019) sore.

Direktur PT KAI, Edi Sukmoro. -Foto: Hermiana E. Effendi

Meskipun begitu, lanjutnya, dari evaluasi yang dilakukan, masih banyak perlintasan sebidang yang kondisinya kritis. Padahal selama arus mudik dan balik, volume kendaraan di jalan raya jelas meningkat tajam. Salah satu yang menjadi fokus perhatian adalah pintu perlintasan di Pejagan.

“Untuk pintu perlintasan di Pejagan ini, ke depan jalan keluarnya harus dipikirkan bersama antara tiga pihak terkait, yaitu Direktorat Jenderal Perkeretaapian, pemda setempat, baik itu pusat, propinsi maupun kabupaten/kota, tergantung status jalannya, serta dari PT KAI sendiri sebagai operator. Semua harus duduk bersama untuk mencari solusi,” terangnya.

Dari data PT KAI, saat ini jumlah perlintasan KA resmi yang dijaga sebanyak 1.238, dan jumlah perlintasan tidak resmi atau liar serta tidak dijaga ada sebanyak 3.616. Sehingga jumlahnya jauh lebih banyak perlintasan liar.

Sementara itu, terkait jumlah penumpang, sampai saat ini tiket angkutan Lebaran yang sudah terjual, baik untuk arus mudik maupun arus balik sudah sebanyak 98 persen.

Sesuai dengan penambahan tempat duduk, diperkirakan kenaikan jumlah penumpang pada masa angkutan Lebaran tahun ini mencapai 4 persen.

Sebagai perbandingan, selama masa angkutan Lebaran 2018, total jumlah penumpang 6.236.227 orang, dan pada Lebaran tahun ini meningkat 4 persen menjadi 6.449.172 orang.

“Ternyata tidak semua pemudik kembali pada puncak arus balik hari Minggu kemarin, sebab masih ada sisa tiket 2 persen yang belum terjual. Karena itu, posko di tiap stasiun memang kita siapkan hingga H+10,” kata Edi, usai menyimak pemaparan penjualan tiket oleh Kadaop 5 Purwokerto, Agus Setiyono.

Lihat juga...