Waspadai Tiga Titik Kemacetan di Jateng Selatan
Editor: Mahadeva
PURWOKERTO – Tiga titik kemacetan di Jawa Tengah sisi Selatan yaitu, exit tol Pejagan, Brebes barat dan Brebes timur perlu diwaspadai masyarakat saat arus mudik dan balik lebaran 2019.

Ketiga titik tersebut, menjadi perhatian khusus Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, saat melakukan kunjungan kerja, Senin (13/5/2019). “Tiga titik tersebut perlu diwaspadai dan mendapat perhatian khusus, karena pintu keluarnya menuju arah yang sama yaitu ke wilayah Kabupaten Banyumas. Sehingga berbagai langkah antisipatif harus disiapkan, untuk memastikan arus kendaraan tidak terganggu,” kata Kapolda, di sela-sela kunjungan ke Mako Brimob Purwokerto, Senin (13/5/2019).
Kapolda menyebut, di tiga titik tersebut terdapat beberapa pemicu kemacetan seperti trafict light yang berdekatan dengan pintu keluar tol Pejagan. Beberapa tikungan jalan, SPBU serta pasar tumpah. Beberapa langkah antisipasi telah disiapkan seperti, kanalisasi arus lalu lintas, tempat kendaraan untuk memutar dibatasi, serta tempat penyeberangan jalan diintensifkan.
Khusus untuk pasar tumpah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyebut, dapat menyumbang kemacetan cukup signifikan. Di sepanjang jalur selatan, pasar tumbah lokasinya cukup banyak dan bisa terdapat di kanan dan kiri jalan.
“Dari hasil pantauan kami, pasar tumpah ini luar biasa banyaknya dan sangat menyumbang kemacetan. Kita minta polres setempat untuk berkoordinasi dengan masing-masing pemkab, supaya pasar tumpah bisa dikelola dengan baik. Diatur mulai dari dilokasi mana kendaraan boleh berhenti untuk menaikan dan menurunkan penumpang, kemudian tempat penyeberangan, semua harus diatur untuk meminimalkan kemacetan,” jelas Kapolda.
Memasuki wilayah Banyumas, titik yang rawan macet sudah mulai dirasakan di pintu masuk di perbatasan Kecamatan Pekuncen dan Bumiayu. Kemudian berlanjut hingga ke wilayah Ajibarang, yang dipicu pasar tumpah, serta SPBU yang banyak digunakan untuk memarkir kendaraan berat, serta trafict light. Khusus untuk perbaikan jalan, Kapolda menegaskan, kegiata perbaikan pada H-14 Lebaran semua sudah dihentikan.
Mengenai pengamanan arus mudik, jajaran Brimob disiapkan untuk membantu. Sinergi antara polres dan brimob akan membuat suasana kondusifitas terjaga, baik dari sisi keamanan maupun kenyamanan. “Seluruh anggota brimob memiliki kemampuan sniper atau menembak, dan kemampuan tersebut melekat, sehingga kemanapun selalu dibawa. Untuk kondisi-kondisi darurat tentu bisa dipergunaaan sesuai dengan aturan,” pungkasnya.