Penjual Ikan Asin di Mandalika Mataram Keluhkan Sepinya Pembeli

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

MATARAM — Meski telah memasuki hari kedelapan pelaksanaan ibadah puasa ramadhan, aktivitas warga masyarakat yang datang berbelanja berbagai kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional Mataram masih belum terlalu ramai.

Pasar Mandalika Kota Mataram misalkan, warga yang datang berbelanja masyarakat yang datang berbelanja berbagai kebutuhan pokok masih sedikit. Bahan kebutuhan pokok (Bapok) dibeli juga kebanyakan sayuran dan kebutuhan bumbu dapur berupa bawang dan cabai. Sementara untuk Bapok seperti daging termasuk ikan masih sepi.

“Semenjak hari pertama puasa sampai sekarang, pembeli sepi, makanya kita kebanyakan berdiam diri dan menganggur, padahal puasa sudah memasuki hari delapan,” kata Isah, pedagang ikan Asin pasar tradisional Mandalika Mataram, Senin (13/5/2019).

Kalaupun ada yang datang kebanyakan hanya datang melihat dan menanyakan harga, yang membeli juga hanya satu dua orang. Akhirnya untuk mengisi kekosongan, sambil menunggu pembeli datang, paling ngobrol dengan pedagang lain, biar tidak bosan.

Diakui Isah, berbeda dengan puasa tahun lalu, dimana warga yang berbelanja berbagai kebutuhan Bapok selama bulan puasa cukup ramai, termasuk membeli ikan asin sebagai salah satu sayuran pelengkap berbuka. Bahkan tiga atau satu hari sebelum puasa, pasar biasa sudah ramai.

“Sekarang justru sepi, tidak banyak ikan asin yang dijual bisa laku, sehingga seringkali dibawa pulang lagi untuk dijual kembali keesokan harinya,” kata Isah.

Pengakuan sama juga diungkapkan, diungkapkan Rumini, pedagang ikan asin lain, kalau selama bulan puasa dirinya kebanyakan menganggur, karena sepi pembeli.

Untuk harga ikan asin sendiri, bervariasi, mulai Rp15.000 hingga Rp60.000 perkilo, tergantung jenis ikan. Ikan Bajo misalkan harga 15 sampai 25 perkilo, sementara ikan lembain satu harganya Rp60.000.

“Tapi dari beberapa jenis ikan yang ada, ikan bajo, teri dan lembain, termasuk jenis ikan paling sering dibeli masyarakat, karena mungkin dianggap lebih enak” katanya.

Lihat juga...