Mapolres Lampung Selatan, Terbakar

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Lampung Selatan ludes terbakar, dan sejumlah ruangan habis dilalap Si Jago Merah. Kebakarann diduga terjadi akibat terbakarnya salah satu ruang di Mapolres yang terletak di pusat kota Kalianda, tersebut.

Puluhan mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), PT ASDP Indonesia Ferry ,Pemkot Bandarlampung, dan kendaraan water canon dikerahkan untuk memadamkan api.

Plt. Kepala Bidang Damkar Kantor Satpol PP dan Damkar Lamsel, Rully Fikriansyah, mengatakan, proses pemadaman api berlangsung cukup sulit, karena api sudah menjalar di sejumlah ruangan. Selain itu, terbakarnya gudang penyimpanan senjata di Mapolres disertai sejumlah ledakan mempersulit proses pemadaman. Suara ledakan dan kuatir terjadinya peluru nyasar, membuat petugas Damkar semakin mengalami kesulitan.

“Seluruh personel dan mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api, karena api merembet dengan sangat cepat ke sejumlah ruangan yang ada di Mapolres,“ terang Rully Fikriansyah, di sela pemadaman api, Kamis (2/5/2019) siang.

Api yang dengan cepat menjalar ke sejumlah ruangan tersebut, hingga kini belum diketahui asal dan penyebab pastinya. Sejumlah tahanan yang berada di Mapolres, pun langsung dipindahkan, karena api semakin membesar dan menghanguskan bangunan.

Sejumlah masyarakat Kalianda yang melintas di depan Mapolres bahkan sempat berhenti untuk melihat peristiwa kebakaran tersebut.

Lokasi Mapolres Lamsel yang berdekatan dengan perumahan warga, juga sempat dikuatirkan oleh masyarakat. Beruntung, angin saat peristiwa kebakaan tersebut mengarah ke timur.

Sementara itu, sejumlah ruangan di Mapolres yang tidak ikut terbakar, di antaranya ruangan Satuan Polisi Lalulintas. Sedangkan, ruangan Reskrim, Kapolres dan sejumlah ruangan gudang senjata nyaris tak tersisa.

Banyaknya masyarakat yang mendekat ke sekitar halaman Mapolres Lamsel, langsung dihalau oleh anggota polisi. Pasalnya, suara ledakan dari gudang senjata tanpa henti diduga berasal dari amunisi yang tersimpan dan membahayakan.

Sejumlah personel polisi menghalau warga untuk tidak mendekat, karena dikuatirkan terjadi ledakan serta peluru nyasar dan membahayakan keselamatan. Akses jalan utama kota Kalianda di dekat area sekolah dan perkantoran tersebut, bahkan langsung ditutup untuk memudahkan lalulintas damkar dan mobil ambulans.

Sejumlah siswa sekolah di dekat Mapolres Lamsel, akibat peristiwa kebakaran tersebut dipulangkan lebih awal. Hingga berita ini diturunkan, sejumlah mobil damkar masih terus melakukan upaya pemadaman.

Sempat diduga, kebakaran akibat arus pendek listrik atau korsleting, namun sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Lamsel terkait asal muasal api dan kerugian akibat kebakaran tersebut.

Kebakaran yang belum bisa dipadamkan hingga satu jam lebih, membuat sejumlah akses jalan protokol mengalami kemacetan. Personel polisi langsung terjun melakukan pengaturan lalulintas yang sempat macet, akibat kendaraan yang berhenti untuk melihat peristiwa kebakaran tersebut.

Kendaraan ambulans terlihat keluar dari halaman Mapolres Lamsel, meski belum ada informasi terkait jatuhnya korban.

Lihat juga...