Lebaran, Perbaikan Jembatan di Jalinsum Dikebut

Editor: Mahadeva

LAMPUNG – Perbaikan jembatan di sepanjang ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dikebut. Perbaikan jembatan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di titik kilometer 75, Desa Sukabaru Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel).

Perbaikan jembatan yang berada di atas sungai Way Pisang, dilakukan pengupasan aspal di titik berlubang. Kasmir, penanggungjawab pekerjaan Jalinsum Satker P2JN Kementerian PUPR menyebut, kerusakan jembatan hanya terjadi di bagian aspal.

Perbaikan hanya terfokus pada penambalan aspal berlubang dan meratakan bagian yang bergelombang. Kerusakan aspal jembatan dengan panjang 12 meter dan lebar delapan meter tersebut, sudah terjadi dua bulan terakhir. Sebelumnya perbaikan telah dilakukan meski kerusakan kembali terjadi.

Selain jembatan Way Pisang, sejumlah jembatan yang ada di Jalinsum juga diperbaiki. Beberapa jembatan hanya mengalami kerusakan aspal dengan luasan kurang dari lima meter persegi.

“Kerusakan pada titik jembatan Way Pisang memang kerap dikeluhkan pengguna jalan, namun sudah kami beri tanda, hanya saja pekerjaan dilakukan bertahap karena perbaikan di sejumlah titik Jalinsum juga sedang berlangsung,” terang Kasmir saat ditemui Cendana News di tengah-tengah perbaikan jembatan Way Pisang, Kamis (16/5/2019).

Kasmir (rompi orange) penanggungjawab pengerjaan Jalinsum Satker P2JN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan pengawasan perbaikan jembatan Way Pisang Jalinsum – Foto Henk Widi

Ditargetkan Satker P2JN, perbaikan dilakukan disepanjang 75 kilometer. Perbaikan tersebut dilakukan beberapa bulan sebelum arus mudik lebaran 2019. Prioritas perbaikan, pemeliharaan dilakukan dengan penambalan titik jalan berlubang, perataan jalan bergelombang dan jembatan. Fokusnya, Jalinsum tanpa gelombang dan lubang (zero hole) dipastikan tercapai sepekan sebelum arus mudik.

Salah satu penyebab kerusakan Jalinsum di wilayah Penengahan adalah keberadaan pabrik pemecahan batu, yang armadanya mengangkut muatan berat. Perbaikan akses Jalinsum dilakukan dari titik perbatasan kota Bandarlampung dengan Kabupaten Lampung Selatan.

Di Lampung Selatan perbaikan dilakukan di Kecamatan Katibung hingga Pelabuhan Bakauheni. Perbaikan juga mencakup Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera dari pertigaan Bakauheni hingga Sukadana. Pekerjaan diklaimnya secara keseluruhan telah selesai, meski di beberapa titik masih diperlukan pembenahan.

Kasmir menyebut, akses jalan yang juga menjadi perhatian adalah yang berada di sejumlah exit tol. Jalinsum yang bersinggungan dengan pintu masuk dan keluar tol, rawan mengalami kerusakan dan kemacetan. Perbaikan dan peningkatan Jalinsum sangat penting dilakukan sebelum angkutan mudik lebaran. Diprediksikan, Jalinsum masih akan menjadi jalur pilihan kendaraan pemudik. Terlebih, jalan tol kali ini sudah mulai tidak digratiskan alias berbayar.

Lihat juga...