Delegasi OWHC Kunjungi Situs Bersejarah di Denpasar

Editor: Mahadeva

DENPASAR – Ratusan delegasi konferensi internasional OWHC dari 13 negara dan tujuh Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) mengunjungi situs bersejarah di Kota Denpasar, Rabu (1/5/2019).

Kunjungan pertama dilakukan ke Cagar Budaya Prasasti Blanjong di Kawasan Sanur, Denpasar Selatan. Di tempat tersebut, para delegasi diberikan penjelasan mengenai Prasasti Blanjong. Prasasti tersebut terletak di Banjar Blanjong, Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan.

Prasasti Blanjong merupakan prasasti yang memuat sejarah tertulis tertua di Bali. Prasasti Blanjong menyebut Wali Dwipa (sebutan untuk Pulau Bali) yang berangka tahun 835 caka (913 M). Prasasti Blanjong belum lama ini ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya peringkat kota oleh Pemkot Denpasar.

Penetapan tersebut, merupakan yang pertama kali dilakukan di Bali, dimana pemerintah daerah melakukan penetapan terhadap Cagar Budaya. Rombongan melanjutkan kunjungan ke Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Bajra Sandhi Renon Denpasar. Kemudian ke Pasar Rakyat Pasar Badung dan meresmikan lukisan Persahabatan kota OWHC antara Kota Bolgar Rusia, Kazan, Rusia, dan Kota Denpasar di Kawasan Tukad Badung.

Wakil Walikota Kazan Rusia, Lod Vigova (kiri) bersama Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra (kanan).-Foto: Sultan Anshori.

Peresmian Mural Persahabatan antara tiga kota tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Wali Kota Kazan Rusia, Lod Vigova, dan Wali Kota Bolgar Rusia, Kamil Nugaev. Peresmian disaksikan langsung delegasi yang hadir.

Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, mengatakan, lukisan mural tersebut menjadi langkah persahabatan dan kerjasama antara kota-kota OWHC. Dengan kerjasama tersebut, dapat untuk berbagi ilmu dan pengalaman.

Setelah resmi bergabung menjadi anggota Organitation World Heritage City (OWHC) di 2013 lalu, dan menggelar Konferensi Strategic Meeting OWHC Asia Pacific di 2016, Denpasar mendapatkan momentum untuk bergerak di bidang pariwisata budaya. “Hal ini tentu harus dimanfaatkan oleh seluruh stakeholder untuk memperkenalkan Kota Denpasar di kancah dunia, tentang berbagai potensi pariwisata budaya,” ujar Rai Mantra.

Wakil Wali Kota Kazan Rusia, Lod Vigova, mengatakan, lukisan mural tersebut sebagai langkah yang baik dan menjadi kebanggaan Kota Kazan. Sebuah lukisan yang indah. Sebagai langkah persahabatan, harapannya ke depan warga Kota Kazan yang melebihi 1 juta jiwa bisa didatangkan ke Denpasar, Bali untuk berwisata.  “Saya sangat bangga dengan lukisan Kota Kazan ada di Tukad Badung, yang sangat indah ini,” pungkas Lod Vigova.

Lihat juga...