Basarnas Kupang Selamatkan Awak Kapal Nelayan Terhempas Gelombang

KUPANG – Tim penyelamat dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Kupang, Nusa Tenggara Timur, berhasil menyelamatkan 15 orang awak kapal nelayan KM Tanjung Jaya, yang rusak akibat diterpa angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Tanjung Kurung, kawasan Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Minggu (12/5).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Emi Frizer, mengatakan, peristiwa kecelakaan yang menimpa KM Tanjung Jaya terjadi ketika sedang dalam perjalanan menuju Tanjung Kurung, Perairan Pulau Semau, Sabtu (11/5).

Menurutnya, kapal yang ditumpangi 15 orang awak itu, bertolak dari pelabuhan Tenau Kupang, pada Sabtu (11/5) petang, dengan tujuan perairan Semau.

Dalam perjalanan, kapal diterjang angin kencang dan gelombang tinggi hingga menyebabkan kapal motor Tanjung Jaya mengalami patah as, hingga tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Semau.

“Kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Pulau Semau, hingga terombang-ambing di perairan Semau selama 24 jam,” kata Emi, Sabtu (12/5/2019).

Menurut dia, tim penyelamat diterjunkan setelah mendapat informasi dari Mahyudin Azhari, salah seorang warga Kota Kupang yang melaporkan tentang adanya peristiwa kecelakaan yang menimpa KM Tanjung Jaya, dengan mengerahkan kapal operasi KN Sar 233 Antareja Kupang, dipimpin Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Supriyanto Ridwan, pada pukul 13.35 WITA.

“Setelah melalui proses pencarian, KM Tanjung Jaya ditemukan dalam kondisi terombang ambing di perairan itu, di tengah gelombang tinggi dan angin kencang,” kata Emi.

Ia mengatakan, setelah ditemukan tim pencari dan penyelamat langsung melakukan penyelamatan terhadap 15 awak KM Tanjung Jaya ke KN SAR 233 Antareja, untuk dievakuasi ke pelabuhan Dermaga Navigasi Kupang.

“Kapal Motor Tanjung Jaya yang mengalami kerusakan juga sudah dievakuasi ke Dermaga Navigasi Kupang,” tegas Emi. (Ant)

Lihat juga...