Perbaikan Jalan Rute ‘Tour de Singkarak’ Mulai Dilakukan
Editor: Koko Triarko
PESISIR SELATAN – Menjelang pelaksanaan Tour de Singkarak (TdS) pada bulan November 2019 mendatang, sejumlah ruas jalan yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, yang dikategorikan rusak, mulai diperhatikan dan dilakukan perbaikan.
TdS merupakan ajang balap sepeda internasional yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, dengan melibatkan 18 kabupaten dan kota sejak 2009. Rute balapannya menghubungkan sejumlah daerah di Sumatra Barat.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengatakan, daerahnya merupakan salah satu daerah yang pernah menjadi lokasi grand start. Untuk itu, jauh-jauh waktu, Pemkab Pesisir Selatan berkoordinasi dengan Balai Jalan untuk melakukan sejumlah perbaikan jalan.

“Ruas jalan yang dilakukan perbaikan itu, tidak terlalu rusak parah, hanya lubang-lubang kecil. Titik rusak berada di Jalan Nasional di Kota Painan, Tarusan hingga ke perbatasan Kota Padang . Selainnya, ada yang berlubang, kondisi aspal jalan juga bergelombang,” katanya, Minggu (12/5/2019).
Ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan pengecekan kondisi jalan, yang nantinya akan dilalui para pembalap. Tujuannya, agar nantinya tidak ada lokasi jalan yang dilewati dan kondisinya buruk, sehingga mengganggu jalannya pelaksanaan TdS.
Menurutnya, selain kesiapan kondisi jalan yang akan dilalui oleh pembalap, kesiapan penginapan yang nantinya akan digunakan pembalap juga dilakukan.
Pada pelaksanaan TdS tahun ini, Pessel menyiapkan beberapa penginapan, hotel dan homestay di Painan yang akan dijadikan tempat menginap para pembalap dan officeal team.
“Nantinya akan ada tim peserta TdS yang akan menginap di hotel di Pessel yang kita siapkan,” tegasnya.
Ia menyatakan, pelaksanaan TdS tidak hanya tentang sebuah balapan, tapi juga sebagai salah satu promosi pariwisata, terutama bagi Kabupaten Pesisir Selatan. Apalagi Pesisir Selatan, merupakan daerah yang tengah berkembang, dan sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan dalam bidang pariwisata.
“Karena itu, Pemkab Pesisir Selatan mengimbau kepada masyarakat untuk turut serta mensukseskan perhelatan iven internasional tersebut, terutama bagi warga yang yang memiliki ternak akan bisa menjaga hewan ternaknya, atau pun warga yang akan mengelar pesta pada hari tersebut, agar tidak menggunakan bahu jalan pada hari H pelaksanaan TdS,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Barat, Oni Yulfian, mengatakan, TdS 2019 akan mulai 3-11 November mendatang.
Peninjauan kondisi jalan untuk rute etape TdS telah dimulai jauh-jauh hari. Hal itu dilakukan, supaya bisa mengetahui kondisi jalan.
Oni juga menyebutkan, selain melaksanakan survei sejumlah jalan, pada TdS 2019 ini dipastikan ada sesuatu hal yang baru. Belum lama Pemerintah Provinsi Jambi memastikan diri ikut bagian dalam iven TdS 2019 ini.
“Ya, Jambi bakal ikut bergabung dan daerah yang dilakukan itu ialah Kabupaten Kerinci, Sungai Penuh. Bagi kita adanya melalui provinsi tetangga adalah hal yang sangat luar biasa. Dengan demikian, TdS 2019 dapat memberikan suasana baru,” jelasnya.
Menurutnya, sejauh ini belum dipastikan lagi apakah dari Kerinci akan meneruskan perjalanan ke Kabupaten Pesisir Selatan, atau malah berputar arah ke Kabupaten Solok Selatan. Untuk itu, persoalan kondisi jalan benar-benar dipastikan jauh hari sebelumnya.
“Rapat demi rapat terus kita lakukan. Dengan harapan, pelaksanaan TdS 2019 ini berjalan lebih baik dan lebih sukses dari TdS sebelumnya. Begitu juga untuk peserta diharapkan lebih banyak dari sebelumnya,” harapnya.