Pemerintah Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Pangan

Ilustrasi -Dok: CDN

JAKARTA – Pemerintah diminta untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan pada Ramadan 2019, saat terjadi peningkatan konsumsi pangan.

“Antisipasi bukan hanya saat Lebaran, tapi saat Ramadan juga, karena justru peningkatan konsumsi pangan itu terjadi saat Ramadan,” kata pengamat pangan dan pertanian dari Institut Pertanian Bogor, Bayu Krisnamurthi, di sela Roundtable “Strategi Perkuatan Kuliner Nusantara Berbahan Baku Lokal dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional 2019-2024”, di Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Meski demikian, Bayu menilai hingga saat ini tidak ada gejolak harga pangan yang signifikan berdasarkan pengamatan yang dilakukannya.

“Harga produk pangan memang masih tinggi, tapi relatif stabil. Kemungkinan Ramadan-Lebaran kali ini situasinya bisa, baik,” ujar mantan Wakil Menteri Perdagangan itu.

Bayu mengatakan, meski harga bawang putih sempat tinggi, namun bawang putih tidak termasuk kebutuhan pokok yang mendesak. Pemerintah juga telah melakukan langkah penanggulangan terkait bawang putih, termasuk operasi pasar.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan pangan menjelang bulan Ramadan aman dan harganya pun cenderung stabil.

“Insyaallah seperti biasanya, menjelang bulan Ramadan, kemudian hari raya, pemerintah memberikan perhatian yang penuh. Bukan hanya ketersediannya yang cukup, harganya tidak hanya memberatkan konsumen, tapi juga tidak terlalu menekan pada produsen,” ujar Sekretaris Jenderal Kementan, Syukur Iwantoro, saat menghadiri peresmian Museum Tanah dan Pertanian di Bogor, Jawa Barat, Senin. (Ant)

Lihat juga...